Friday, 15 June 2018

Sinopsis Sketch Episode 6-2



-9 jam 30 menit sebelum sketsa berakhir-

Shi Hyun masuk kantor, ia ternyata diberi kejutan ulang tahun. Shi Hyun membuat permohonan, ia ingin makan kue ulang tahun lagi tahun depan. 


Shi Hyun menghampiri Jae Hyun di atap, ia membawakan kue dan lilin. Mereka meniup lilin bersama. Shi Hyun mengatakan kalau hari ini juga Yeon Hee ulang tahun. Ia menambahkan mereka berteman karena hari ulang tahun mereka sama. Jae Hyun mengatakan kalau Yeon Hee tidak suka kue. Ia menambahkan kalau Yeon Hee suka yang disukai orang tua. Shi Hyun tersenyum, Shi Hyun teringat saat mereka dapat susu di sekolah. Anak-anak lain senang saat dapat susu starawberry. Namun Yeon Hee selalu bilang ia suka susu tawar. Shi Hyun mempertanyakan apa Jae Hyun menyalahkannya. Jae Hyun mengatakan kalau ia tidak pernah menyalahkan Shi Hyun atas yang terjadi. ia yakin kalau Yeon Hee tidak menyalahkan Shi Hyun. Shi Hyun menangis, Jae Hyun memegang pundak Shi Hyun. Jae Hyun meminta Shi Hyun jangan mati, harus tetap hidup demi Yeon Hee. Shi Hyun mengangguk, ternyata Dong Soo mendengar percakapan mereka.


Dong Soo mendapatkan pesan gambar Do Jin yang di sekap. Dong Soo menemui Sun Woo, mereka bicara berdua. Sun Woo mengatakan kalau dokter Oh memiliki data tentang obat Cadinox. Jika data itu bocor ia akan mengalami kesulitan. Sun Woo meminta Dong Soo mengambil data itu dari dokter Oh. Dong Soo mengatakan kalau ia akan menghubungi Sun Woo bagaimana keputusannya.


Young Sim menatap sketsa yang dibuat Shi Hyun. Ia berkomentar jika dilihat dari kondisi bulan, terjadi sekitar pukul 9 malam. Diantara kedua puncak gunung tidak ada yang bisa dikenali lagi. Shi Hyun menagatakan kalau sketsa ini satu-satunya yang mereka miliki. Shi Hyun akan menyelimuti Jaksa Yoo yang trtudur, namun Jaksa Yoo terbangun. 


Dong Soo diatap, Jae Hyun menghampirinya. Dong Soo mengatakan kalau ia mendengar tentang putri Jae Hyun. Ia tidak berniat menguping, namun berakhir mendengarkan semuanya. Dong Soo mempertanyakan bagaimana Jae Hyun melaluinya. Jae Hyun balik bertanya apa ia sudah terlihat melaluinya. Saat kehilangan orang yang dicintai tidak ada kata melaluinya, kau hanya menguburnya dalam hati dan melanjutkan hidup. Dong Soo mempertanyakan bagaimana pelaku. Jae Hyun mengatakan kalau pelaku sudah tewas, itulah yang terbaik. Jika dia tidak mati saat itu, mungkin ia akan menghabisinya. Dong Soo mempertanyakan jika pelaku masih hidup sekarang, apa yang akan dilakukan. Jae Hyun mengatakan kalau ia polisi. Ia minta maaf, ia tidak akan memberikan jawaban yang diinginkan Dong Soo. Dong Soo mengerti, ia meminta agar Jae Hyun mengumpulkan semua orang. 

Dong Soo pergi, di telpon ia mengatakan akan membawakan datanya. Ternyata di telpon adalah Sun Woo. Sun Woo berkomentar kalau ia dan Dong Soo akan cocok. Dong Soo memperingatkan agar Sun Woo menepati janjinya. 


dokter Oh sedang berenang, lalu seseorang mengganti obat di lokernya. Hal itu sesuai dengan gambar botol obat yang ada di sketsa Shi Hyun. dokter Oh membuka loker dan mengambil obat itu. Lalu dokter Oh pulang kerumah, ia merasa sakit di dadanya. Dong Soo datang ke rumah dokter Oh. Dong Soo meminta data tentang obat. dokter Oh mempertanayakan apa Sun Woo yang mengirimnya. Ketika dokter Oh memberikan data itu tiba-tiba dokter Oh kesakitan. Dong Soo memeriksa, namun dokter Oh sudah meninggal. 


Shi Hyun pergi ke suatu tempat. Dong Soo menemui Sun Woo dan memberikan data itu. Dong Soo memberitahu kalau dokter Oh tewas. Dong Soo mempertanyakan dimana Do Jin. Sun Woo meminta Dong Soo minum air. Shi Hyun ternyata masuk ke sebuah rumah. Sun Woo memberikan foto-foto yang merupakan bukti Dong Soo menemui dokter Oh. Ia menambahkan mudah sekali menjebak Dong Soo sebagai pembunuh dokter Oh. Ketika Dong Soo akan melawan, tiba-tiba ia merasa lemas. Ternyata Sun Woo memberikan obat di air minum Dong Soo, obat perelaksasi otot. Sun Woo meminta anak buahnya membawa Dong Soo.


Ternyata Shi Hyun ke rumah dokter Oh. Ia mengatakan kalau dokter Oh bisa bangun sekarang. Flashback, Dong Soo menjelaskan kalau Sun Woo menyiapkan jebakan. Tabung dalam sketsa ini milik dokter Oh. Dong Soo ingat dulu saat akan menculik dokter Oh ia melihat tabung obat yang mirip. Dong Soo menduga kalau Sun Woo akan menyuruh seseorang menukar obat tersebut. Saat yang tepat Jaksa Yoo menemui dokter Oh dan meminta jangan meminum obat itu. Jaksa Yoo menjelaskan kalau Dong Soo akan datang ke rumahnya. Dong Soo mengatakan akan membiarkan Sun Woo bersenang-senang dengan jebakannya. Setelah membuatnya tersudut, mungkin akan membawanya ke Do Jin. Dong Soo membawa alat pelacak. Ia mengatakan kalau Sun Woo tidak akan memeriksanya karena mungkin berfikir Dong Soo sepenuhnya masuk perangkap. 

Jae Hyun dan Jaksa Yoo mulai mengikuti alat pelacak yang dipakai Dong Soo. Do Jin masih di sekap di suatu tempat. Sun Woo sampai di pom bensin, ia menerima telpon dari Tae Joon. Sun Woo mempertanayakan siapa Tae Joon. Tae Joon mengatakan kalau siapa ia tidak penting. Ia memberitahu kalau Sun Woo jatuh dalam perangkap. Sun Woo langsung memeriksa Dong Soo, ia kesal karena menemukan alat pelacak di saku Dong Soo. Sun Woo langsung menelpon bawahannya dan meminta memindahkan Do Jin ke sungai Jinpyeong. 


Shi Hyun ada di kantor, ia melihat sketsanya lagi. Shi Hyun mengatakan kalau ada yang aneh dengan letak bulannya. Young Sim memperlihatkan foto bulan sabit diluar saat ini. Shi Hyun meminta membandingkan dengan sketsanya. Shi Hyun mengatakan kalau bulan dalam sketsa menghadap ke arah berlawanan. Ia menduga kalau itu gambar pantulan air. Young Sim mencoba mencari lokasi yang mirip dengan sketsa. Mereka menemukan kalau sungai di daerah Jinpyeong di Paju. Shi Hyun menelpon kakaknya, Jaksa Yoo mengatakan kalau mereka ke arah Incheon. Shi Hyun berkomentar kalau itu arahnya berlawanan. Shi Hyun menagtakan kalau ini ada yang aneh, karena lokasinya beda dengan yang baru ia temukan dalam sketsa. 

Jaksa Yoo dan Jae Hyun menemukan sebuah mobil yang ada alat pelacak milik Dong Soo. Dan itu sudah berlagsung 30 menit sejak pergi. Shi Hyun bersiap pergi, Young Sim mencegah. Namun Shi Hyun tetap pergi. ShI Hyun pergi dengan menggunakan mobilnya. 


Terlihat pantulan dari lokasi tempat Do Jin dan Dong Soo. Mereka akhirnya bertemu di TKP. Dong Soo melihat sebuah kotak yang sama persis dalam sketsa Shi Hyun. Shi Hyun melaju dengan mobilnya menuju TKP. 

Komentar:

Masih penasaran sama Tae Joon.............

Sinopsis Sketch Episode 6-1



Dong Soo melawan semua anak buah Il Woo. Ia juga melawan Il Soo dan Il Woo. Il Woo menyandra Shi Hyun, sedangkan Dong Soo menyandara Il Soo. Il Woo berkomentar kalau sekarang mereka imbang. Shi Hyun melihat sekeliling, lokasinya sekarang berbeda dengan sketsa. Shi Hyun mengatakan kalau ia tidak akan mati di sini. Ia menambahkan kalau lokasi dan metode kematiannya juga berbeda. Shi Hyun memegang pistol, dan ternyata pistol itu rusak. Mereka berhasil melumpuhkan keduanya. Dong Soo mengambil pistol itu, ia duduk di samping Shi Hyun. Dong Soo menyangka kalau Shi Hyun tahu pistol itu rusak. Shi Hyun mengatakan kalau ia tidak tahu. Ia menambahkan kalau ia percaya sketsanya. Il Soo akan kabur, Shi Hyun memberitahu Dong Soo. Dong Soo segera mengejar Il Soo. 

Il Soo ternyata sudah dicegat Do Jin, Dong Soo kaget melihatnya. Il Soo mengatakan kepada Do Jin jkalau ia sakit, sedang mengidap ganguan kejiwaan. Namun Do Jin menembak kaki Il Soo. Shi Hyun melihat mereka dari lantai atas. Do Jin lalu menembak Il Soo sampai mati. Do Jin mengatakan kalau waktu itu mengatakan kalau Dong Soo menghalagi jalannya, ia akan menghabisi Dong Soo. Shi Hyun masih mendengarkan pembicaraan mereka. Dong Soo mempertanayakan apa alasan Do Jin membunuh Ji Soo. Ia mempertanyakan apa karena ia tidak menangkap Bo Yun. Do Jin mengatakan kalau ia hanya bisa mengatakan kalau ini prinsip sebab-akibat. Tiba-tiba Shi Hyun menjatuhkan drum sehingga perhatian Do Jin teralihkan. Dong Soo menendang pistol ditangan Do Jin. Mereka berkelahi lagi, namun kekuatan mereka hampir imbang. Tiba-tiba ada sebuah mobil, dan orang-orang di dalam mobil itu menculik Do Jin. 


Shi Hyun menghampiri Dong Soo. Ia mempertanayakan apa pria itu yang membunuh Ji Soo. Dong Soo hanya terdiam. Lalu Dong Soo mengobati luka Shi Hyun. Shi Hyun meminta Dong Soo jujur kepadanya kalau Dong Soo ingin menemui Il Soo karena tahu Do Jin akan  muncul. Dong Soo mengatakan kalau Shi Hyun yang bilang ia datang kemari tidak untuk menyelamatkan Shi Hyun. Ia menambahakan Shi Hyun tidak perlu berterima kasih. Shi Hyun mengatakan tetap saja Dong Soo menyelamatkan nyawanya. Akhirnya Young Sim dan lainnya datang ke TKP. 


Jaksa Yoo menghampiri Shi Hyun membawakan minuman. Shi Hyun mempertanyakan kenapa kakaknya tidak marah. Jaksa Yoo berkomentar kalaupun ia marah apa Shi Hyun mau mendengarkannya. Ia menambahakan jika ia marah bisa membuat Shi Hyun mendengarkannya dan berhenti membuatnya khawatir. Shi Hyun minta maaf kepada kakaknya. 

Dong Soo mengatakan kepada Jae Hyun kalau pelaku yang membunuh Ji Soo adalah Do Jin. Jae Hyun mempertanyakan kenapa Dong Soo tidak menjelaskannya lebih jauh. Akhirnya Jae Hyun tahu kalau Do Jin diculik. Dong Soo ingat kalau Sun Woo punya rencana untuk menangkap Do Jin. Dong Soo mengatakan kalau mereka harus menyelamatkan Do Jin dahulu. Ia menambahkan kalau ia mungkin butuh bantua Shi Hyun untuk menangkap Do Jin. Jae Hyun mempertanyakan apa Dong Soo memanfaatkan teamnya untuk balas dendam. Dong Soo mengatakan agar menganggap ini sebagai kerjasama. Jae Hyun mengatakan kalau ia merasa Dong Soo sudah melewati batas, bukan hanya ia yang akan mengeluarkan Dong Soo. Namun ia akan menagkap sendiri Dong Soo dengan tangannya sendiri. Jae Hyun mempertanayakan bagaimana mereka mulai. Dong Soo emlihat Il Woo yang menatap jasad adiknya. Dong Soo mengatakan kita mulai dari sana sambil menunjuk Il Woo.


Dong Soo mulai mengintrogasi Il Woo. Il Woo mengatakan kalau ia akan membunuh Dong Soo bagaimanapun caranya. Dong Soo mengatakan kalau Il Woo salah orang. Ia memberitahu kalau wanita yang coba diperkosa dan dibunuh oleh Il Soo. Ia menambahakan kalau suami wanita itu yang membunuh Il Soo. Dong Soo tidak peduli kalau Il Woo mau percaya atau tidak kepadanya. Dong Soo mempertanyakan siapa yang memberitahu kalau Il Soo akan dipindahkan. Karena itu bukan rencana dibuat oleh preman tidak berguna seperti Il Woo. Dong Soo menduga ada seseorang dibalik Il Woo yang mendalangi semuanya. ia menambahkan kalau Il Woo dan adiknya sudah dimanfaatkan. Ia menjelaskan kalau mereka umpan untuk menangkap Do Jin. Dong Soo menebak kalau itu adalah anak buah Sun Woo. Tentu saja hal itu membuat Il Woo kesal. Dong Soo memegang bahu Il Woo. Ia mengatakan jika Do Jin tidak membunuh Il Woo, maka ia yang akan melakukannya. Jadi ia tidak tahu makan waktu berapa lama, tapi begitu keluar penjara ia meminta Il Woo mencarinya. Membiarkan Il Woo pergi dengan persendian utuh begini, membuatnya gila. 


Jaksa Yoo mempertanayakan apa Dong Soo yakin itu anak buah Sun Woo. Dong Soo yakin karena anak buah Sun Woo selalu bersama Sun Woo. Dilihat dari fisiknya pria itu cukup lama di militer. Kelihatannya berasal dari pasukan khusus. Dong Soo mengatakan kalau ia akan menemui Sun Woo. Dong Soo penasaran karena Shi Hyun menjadi pendiam. Ia juga berfikir kalau Shi Hyun akan bersikeras untuk pergi bersamanya. Shi Hyun berkomentar kalau jagoan tidak akan pergi sembarangan. Ia harus menjaga reputasinya. Young Sim yang mendengarnya hanya bisa tersenyum. Dong Soo pergi sendirian. Shi Hyun menoleh kepada kakaknya dan berkomentar apa ini cukup. Jaksa Yoo mengatakan kalau ini hanya sampai besok petang.   



Dong Soo menemui Sun Woo, Dong Soo berkomentar kalau Sun Woo sedang mengirim anak buahnya untuk tugas penting. Sun Woo mengatakan kalau mereka juga sedang mencarinya. Sun Woo menambahkan kalau Manajer Park menggelapkan dana perusahaan. Dong Soo meminta agar Sun Woo berhenti berbohong. Ia mempertanaykan dimana Do Jin. Sun Woo mengatakan jika menginginkan sesuatu harus menawarkan sesuatu terlebih dahulu. 


Di kantor mereka membahas sketsa Shi Hyun lagi. Young Sim mengatakan kalau itu tabung obat, namun tidak ada labelnya.