Thursday, 19 April 2018

Sinopsis Children of A Lesser God Episode 8-2

Akhirnya anggota team penyelidikan rahasia terbentuk.....


Choi Seong Gi, ia memiliki nilai positif tidak tertuga dan memiliki berbagai macam kontak. Tujuan hidupnya menang lotere. Ia Gyeongsa Seoul yang selam 7 tahun tidak pernah naik pangkat.


Gye Do Hoon, kelebihan dia sangat setia. Memiliki keahlian husus komputer dan sejenisnya. Sering mengoperasikan mesin berbasis komputer. Peringkat no 1 do Seoul dan kantor polisi Seoul.

Ha Min ternyata selama ini tahu kalau Lee Jae Yeong melaporkan jadwalnya ke A-Hyun. Ha Min meminta mulai sekarang membantunya. 


Lee Jae Yeong, memiliki kekurangan yaitu penyidik dibawah Ha Min. Kelebihannya berpengalaman, ia penyidik terkemuka di wilayah Seoul.

Kim Dan kesal, karena ia tidak mendapat pesan apapun setelah kasus ditutup. Jae In mengatakan kalau itu lubang harimau, ada kemungkinan bisa mati digigit. Ia menambahakan kalau Kim Dan sudah teribat terlalu dalam dengan kasus ini. Kim Dan mengatakan ia harus ikut. Akhirnya Jae In mengijinkan. Ia menambahakan kalau Ha Min meminta agar Kim Dan ikut dalam team ini, itu membuatnya tidak nyaman.


Joo Ha Min, sayap baru Han Soo. Ia merupakan team khusus 1 wilayah sentral.

Kim Dan menceritakan kalau Ha Min ke tempat dimana Sang Goo di kremasi. Jae In terlihat kaget mendengarnya. Kim Dan mengatakan aklau ia harus ikut.


Kim Dan, memliki kekurangan agak kasar. Ia memiliki kelebihan insting bagaikan hewan. Ia merupakan penyintas insisden Cheon Guk-mun di kantor kepolisian Seoul.


A-Hyun kaget karena Jae In dan Ha Min bekerjasama. A-Hyun Jae Yeong mengatakan kalau ia tidak bisa melaporkan lagi kegiatan Ha Min. A-Hyun menawarkan anting yang bernilai senilai 1 buah mobil.


Mereka semua berkumpul di sebuah tempat untuk membahas kasus ini. Ha Min mengatakan kalau ia mencurigaiuang waktu itu ada kaitannya dengan Cheon Guk-ui Mun. Ha Min memulai dengan data yang ia punya. Ia menampilkan sebuah vidio. Ha Min mengatakan di vidio ini akan ada beberapa orang yang tidak asing. Vidio ini diambil sebelum pembunuhan massal terjadi. Vidio ini dibuat untuk penggalangan dana. Dan orang itu adalah Do Gyu. Jae In menambahakan kalau dulu Do Gyu adalah karyawan di sana. Lalu ada Pator Wang, ternyata Pastor Wang kesana 2 minggu sekali. Kim Dan melihat vidio ketika ia kecil. Jae In meminta mengulang saat ada seorang anak kecil berbicara. Do Hoon mengatakan kalau 31 orang memerah. Semua kaget bagaimana anak perempuan itu tahu. Kim Dan mual dan keluar, Jae In mengejar. Jae In meminta Kim Dan beristirahat. Kim Dan menolak karena ia ingin tahu. Kim Dan kembali, Jae In mengatakan kalau Kim dan tidak enak perut. Kim Dan mengatakan kalau mereka menemukan kalau bukan hanya racun tetapi dibunuh. Jae In menambahakan kalau ini pembunuhan, pembunuhnya disebut Prajurit Tuhan. Jae In mengatakan kalau orangnya di balik kamera ini, namun tidak terlihat jelas. Dan ajah orang itu hanya terekam satu kali. Wajahnya tidak bisa dikenali karena kualitas vidionya yang rendah. Ada yang mengatakan kalau dia biasa di panggil Kim Jibsa. Jae In mengatakan kalau Han Joo juga terlibat. Ia mengatakan kalau targetnya Han Joo. Ia mengatakan kepada Ha Min kalau dibagi dua team. Ha Min setuju dengan usul Jae In. Jae In membagikan hp yang digunakan khusus untk mereka. 


Jae In meminta Do Hoon mengintevigasi vidio tadi. Kim Dan mengatakan kalau ia yang akan melakukannya. Kim Dan pergi membawa vidio itu. Jae In mengajak Ha Ma Min makan bersama. Jae In mempertanyakan apa Ha Min tahu Popaye. Ha min mengatakan pesan terakhir Sang Goo. Ia menambahakan kalau ia tahu dari A-Hyun.


Kim Dan melihat ada seseorang jatuh, taxi mereka berhenti. Jae In yang mendapat kabar langsung meninggalkan restaurant. Kim Dan menghampiri pria yang terjatuh, pria itu mengatakan kiamat akan datang. Jae In dan Ha Min berlari menuju TKP. Terlihat seorang pria dari gereja membakikan selebaran....

Komentar:

Makin kesemsem sama Ha Min ya......kece

Sinopsis Children of A Lesser God Episode 8-1



Ternyata mayatnya diselubungi akar. Salah seorang tunawisma berkomentar kalau ini Mokryeom (fenomena mayat yang terjerat akar di dalam peti. Dalam ilmu pungsu (Fengshui) ini pertanda bencana. Di kantor Jae In Han Joo melihat berita tersebut. Jae In, Do Gyu dan Pastor Wang juga melihat berita tersebut. Ayah Kim Dan juga melihat berita tersebut, ia kaget melihatnya.
Jae In datang dan menghampiri Han Joo. Han Joo berkomentar kalau Jae In terlihat seperti yang ia kenal. Anggota polisi mengatakan kalau Jae In anak dari almarhum Chun Seung Hwan. Jae In mempertanayakan apa Han Joo kenal dengan ayahnya. Han Joo mengatakan kalau ayah Jae In seorang polisi yang sangan kompeten. 

Kim Dan ke tempat dimana dilakukan otopsi. Kim Dan masuk dan memperkenalkan diri dan mengatakan kepada dokter kalau dokter tersebut yang akan melakukan otopsi. dokter meminta Kim Dan diam agar mayatnya saja yang bicara. Ia mempertanayakan kepada Kim Dan bagaimana membedakan mayat pria dan wanita. Kim Dan mengatakan tulang pelvis. dokter mengiyakan, ia menambahakan kalau dilihat dari kondisi  giginya umur saat meninggal 19-20 tahun. Kim Dan membenarkan usianya ssat itu 20 tahun. dokter mengatakan kalau betisnya terluka mungkin akibat dari mengendarai sepeda atau sepeda motor dalam waktu yang panjang. Kim Dan membenarkan kalau itu sepeda motor. dokter mengatakan kalau tulang rusuk 4, 5, dan 6 terdapat bekas retakan. Cedera yang serupa ini tidak hanya satu ataupun dua. Kaerja fisik jangka panjang atau....

Kim Dan mengatakan ada kemungkinan kekerasan yang berkepanjangan. dokter mengatakan kalau lukanya sudah rapat, bukan sesaat sebelum meninggal. Ia meminta diam Kim Dan diam karena ia akan berkonsentrasi. 

Do Gyu mengatakan kepada Pastor Wang kalau mayat itu dulu sepertinya sering disiksa oleh Kim Jibsa (Jibsa-kepala pelayan). Pastor Wang mempertanayakn apa Kim Jibsa masih hidup. Do Gyu berkomentar kalau sudah meninggal, kalau masih hidup mana mungkin tidak bisa ditemukan. Pastor Wang mengatakan saat itu dia menghilang bersama gadis tersebut. Ia menambahakan jika masih hidup berarti itu adalah obsesi terhadap anak-anaknya. Orang yang pergi sambil menggendong anak, tidak mungkin mati segampang itu. Do Gyu berkomentar jika ada tanda-tada masih hidup ia akan menghabisi nyawanya. 


Jae In datang, Kim Dan meminta Jae In diam. dokter tersebut mengatakan kalau Jae In bilang ini mati bunuh diri dengan racun. Ia mencekik Kim Dan sebagai percobaan. Kalau ini bukan dicekik tapi dipatahkan. Jae In mengatakan kalau tulang vertebraenya patah. Dokter mengatakan kalau ini satu serangan yang mematikan. Kim Dan teringat kalau ayahnya pernah mencekiknya saat itu.
Kim Dan menghampiri ayahnya, ayahnya mengatakan kalau ia akan berhenti bekerja dan menagajak mereka pindah ke pedesaan. Namun Kim Dan mengatakan kalau ada yang harus ia lakukan disini. Kim Dan mengatakan tentang kasus Cheonguk-mun. 


dokter mempertanayakan apa rencana Jae In selanjutnya. Jae In meminta agar merahasiakannya untuk sementara. dokter mengatakan jika orang itu berhasil masuk ke Cheongwadae, mana mungkin hal ini dibiarkan. Jae In sadar kalau orang itu Han Joo. Dokter mengangguk, saat orang meminta NFS melakukan pembedahan tidak lain adalah Jaksa Han Joo. Jae In sadar dan tahu kalau karena itu Han Joo sampai datang. 


Jae In dan Han Joo makan bersama, Han Joo mengajak Jae In minum bersama. Han Joo memberi hadiah ulang tahun kepada Jae In. Jae In tersenyum dan berterima kasih. 


Ayah Kim Dan mengambil sebuah kotak, ia mengambil amplop coklat lalu membakar kotak itu. setelah ayahnya pergi Kim Dan mengambil kotak yang dibakar tadi dan didalamnya ada salib. Kim Dan hanya bisa menagis. Kim Dan mendapat telpon dari Jae In. Kim Dan menghampiri Jae In. Jae In mengatakan kalau Han Joo adalah jaksa penaggung jawab kasus saat itu. Jae In menambahakan kalau Han Joo mendapat penilaian bagus dari Yeouido (Yeouido di sini mengacu pada lingkaran politik). Jae In mengatakan kalau Han Joo juga tetua dari gereja. Jae In memperlihatkan vidio ketika Han Joo di gereja. 

Terdapat berita kalau Han Joo meraih kemenagan dalam pemilihan internal partai. Han Joo menjadi kandidat presiden dari partai harapan baru. Jae In melihat berita tersebut. Tiba-tiba Jae In menelpon Ha Min.


Jae In menemui Ha Min, Jae In mengatakan kalau ia mempunyai data yang dikumpulkan Cheon Hyeongsa. Tapi syaratnya ia meminta kerjasama dengan Jae In. Jae In menolak, Ha Min mengatakan Han Joo yang merencanakan semua ini. 


A-Hyun menemui Han Joo, Han Joo menawarkan A-Hyun bekerja di markas besar pemilunya. A-Hyun mempertanyakan kalau ini mendadak, apa Han Joo akan menjadikannya sandera. Hal ini karena jika ayahnya berubah pikiran, uang nya akan melayang. A -hyun mengatakan kalau ia bersedia menjadi sandera bagi Han Joo. Tapi A-Hyun mengatakan kalau ada yang ia inginkan yang dipunya Han Joo yaitu Ha Min. 

Jae In tertarik, Ha Min mengatakan kalau Han Joo mengetahui kelemahannya. Ia menunjukan bukti surat perjanjian bersama Han Joo. Ha Min mengatakan kalau versi aslinya ada di Han Joo, ini boleh dibilang seperti belenggu. Bisa jadi suatu hari ia bisa menjadi mayat di sungai Han. Jae In sadar kalau Ha Min ingin terlepas dari belenggu ini. Akhirnya Jae In setuju untuk bekerja sama. ia mengatakan akan berpura-pura menutup kasus ini. Ha Min meminta agar Kim Dan masuk team ini.

Sinopsis Children of A Lesser God Episode 7-2



Jae In ke salon, ternyata salon itu tempat A-Hyun dimana melkaukan perawatan. A-Hyun menceritakan ketika ia kecil di pulau ketika ia bosan melempar kue kepada anak-anak lain. Ia sadar kalau ia sangat istimewa. Jae In mengatakan kalau ayah A-Hyun membunuh 31 orang di pulau sana. A -Hyun berdalih kalau disana ada rs milik ayahnya. A-Hyun tahu tentang Kim Dan mencari informasi tentang 31 orang yang meninggal. Jae In mempertanayakan kepada A-Hyun apa tahu tentang Popaye. A-Hyun mengatakan kalau ia tidak yakin, bahkan ia berdalih kalau itu kartun. Jae In memberitahu kalau Sang Goo menyampaikan pesan terakhirnya kalau Popaye menungguku. Jae In yakin kalau Popaye yang mengendalikan Sang Goo. Jae In mengatakan jika A-Hyun bersama popaye sampaikan kalau ia yang menunggunya.

Kim Dan mengatakan kalau hanya ada 5 orang keluarga yang bisa dihubungi dari 31 korban. Mereka menuju tempat mereka janjian bertemu. Namun salah satu keluarga menelpon dan mengatakan jangan menghubunginya lagi. Seorang pria datang menemui salah satu keluarga korban. Kim Dan dan Jae In sampai ke rumah keluarga korban namun keluarga korban menolak. Jae In dan Kim Dan merasakan ada yang tidak beres. Padahal itu harapan satu-satu mereka.


Ha Min menghampiri A-Hyun dan ayahnya. Ayah A-Hyun mengatakan kalau Jae In menemui A-Hyun. Ia meminta Jae In melakukan sesuatu. Jae In dan Kim Dan makan bersama, Jae In berkomentar kalau ada seseorang yang selangkah di depan mereka. Jae In mengatakan kalau tidak polisi mungkin jaksa. Ha Min dan A-Hyun keluar bersama. A-Hyun mengatakan kalau Sang Goo meninggalkan kata-kata yang menarik. Ia akan mengatakan jika Ha Min bersikap sopan. A-Hyun menambahkan kalau ia belum memberitahu ayahnya.
Kim Dan pulang, ia memberikan makanan kesukaan ayahnya. Ayahnya ke kamar Kim Dan, ia kaget melihat berkas yang dibawa Kim Dan yaitu daftar orang yang meninggal di Cheonguk Ui Mun. Kim Dan di kamarnya masih memikirkan kasus itu.
Kim Dan menghampiri Jae In dan membawa koran yang tertulis tentang kejadian di Cheonguk Ui Mun. Di sana tertulis jika ada keluarga korban bisa menghubunginya.


Sudah satu minggu, tapi tidak ada yang menelpon. Tiba-tiba seorang pria tunawisma membaca koran itu. ia meminjam hp seorang tunawisma yang waktu itu dikasih hp oleh Jae In. Jae In dan Kim Dan menghapiri para tuniwisma. Mereka meminta yang lainnya untuk pergi karena ia akan bicara dengan Bong Su. Ternyata anaknya meninggal di sana saat kejadian itu. Kim Dan mempertanayakn bagaimaan anak Bong Su bisa masuk Bokjiwon. Bong Su menceritakan saat ia bertengkar dengan anaknya, anaknya meninggalkannya pergi dari rumah. Saat itu ia selama 4 bulan mencari-cari anaknya. Namun tiba-tiba jasadnya muncul. Kim Dan menceritakan kalau ia mungkin pernah tinggal di sana. Seorang pria dari jauh mengamati mereka.
Kim Dan mengatakan kepada Jae In kalau 8 orang yang meninggal mengajukan permohonan program swadaya dua minggu sebelum bunuh diri masal. Jae In mempertanyakan dimana jasad korban dikubur. Kim Dan mengatakan kecuali 3 jasad diambil keluarga. Salah satunya jasad anak Bong Su.
Seorang pria tiba-tiba membantu mendorong gerobak Bong Su. Pria itu menawarkan minuman kepada Bong Su. Ketika akan minum, tiba-tiba Kim Dan dan Jae In datang. Jae In mencium sesuatu dan mengempaskan minuman yang dibawa Bong Su. Jae In mengatakan ini potasium sianida. Jae In mempertanayakan siapa yang memberi minuman ini. Bong Su mengatakan ada seorang pria muda yang menolongnyamendorong gerobak lalu memberikan minuman ini. Jae In dan Kim Dan berlari mencoba mengejar, namun sayang mereka tidak berhasil menemukan pria itu. Bong Su menolak untuk menggali kubur anaknya lagi. Kim Dan dan Jae In pergi dan mengatakan akan menemui Bong Su lagi. Kim Dan mengambil kerajinan dan memberikan ke Bong Su, tiba-tiba lonceng berbunyi. Kim Dan mengatakan kalau anak Bong Su juga  memberikan kerajinan itu kepadanya. Kim Dan dan Jae In keluar, lalu Jae In meminta Kim Dan agar memastikan lokasi kuburannya bersama Bong Su.


Mereka akhirnya membokar kuburan anak Bong Su dengan kekuatan media. Media meliput dan menggali kembali kasus tersebut. Tiba-tiba Jae In mendapat telpon dari Do Hoon kalau ada tamu yaitu Han Joo yang merupakan capres. Peti di buka, Jae In dan lainnya kaget melihatnya......
Komentar:
Semakin kesini makin penasaran ya.....