Tuesday, 16 October 2018

Sinopsis Heart Surgeons Episode 12



Hyun Il menjadi perwakilan keluarga di pemakaman Hyun Mok. Di pemakaman Hyun Mok, Eun Sook mengatakan bukankah buruk begitu Hyun Il menjadi direktur. Dia sangat membenci departemen kita. Woo Jin bergabung dengan mereka. Ia mempertanyakan tentang Soo Yeon. Mi Ran mengatakan kalau dia hampir tidak bernapas. Tidak akan aneh meski dia meninggal hari ini. Sun Young mengatakan kalau dia bisa keluar dari ruang operasi dengan selamat itu keajaiban bukan. Dia selamat karena Seok Han dan Tae Soo yang mengoperasinya. Yoo Ri mempertanyakan apa itu benar, Seok Han mengamuk kepada Hyun Mok. Ia memperagakan dan mengatakan jangan mati, kamu harus melihat putrimu mati. Eun Sook kaget mendengarnya. Woo Jin mempertanyakan siapa yang menyebarkan itu. Ia melarang orang-orang UGD menyebarkan rumor. Hentikan omong kosong ini. 


Ji Na memeriksa Soo Yeon, ia mengatakan kalau jantungnya bukanlah jantung. Sejak awal sudah buruk. Tae Soo mempertanyakan bagaimana fraksi ejeksinya. Ji Na mengatakan kurang dari 15 persen. Tidak ada tanda-tanda kemungkinan dia akan membaik. Dia akan bergantung pada ECMO. Hyun Mok sudah tiada, ia meminta Tae Soo menjaga Soo Yeon. Aku dan Soo Yeon pernah satu sekolah. Ia memilih penyakit dalam, dia memilih bedah. Ia merasa profesi kita sangat kejam. Temannya sekarat namun ia bahkan tidak bisa menangis. Tae Soo mengatakan kalau selain keluarga, kita semua pasti seperti itu. Kita begitu sering menyaksikan kematian. Jika selalu tidak kuat, kita tidak akan mungkin bertahan di sini. Ji Na membenarkan. 


Ji Na minum sendirian, ia teringat. Flashback, Ji Na dan Soo Yeon beserta rekan-rekannya minum-minum bersama karena mereka berhasil menyelesaikan magang. Mereka berdua memutuskan untuk mengambil Torakoplastik. 



Saat mengisi formulir Soo Yeon memilih Torakoplastik. Sedangkan Ji Na memilih kardiologi. Ji Na mengatakan kepada Soo Yeon kalau ia kurang dewasa. Ia memikirkan kalau kita berdua tidak mungkin menjadi profesor di Torakoplastik. Kemungkinannya kecil bagiku untuk menjadi profesor karena kamu putri Hyun Mok. 

Seok Han memeriksa Soo Yeon. Ia mempertanyakan apa pendarahannya berkurang. Sun Young mengiyakan, lebih sedikit daripada pagi ini. Namun dia masih kehilangan darah setidaknya 80 cc tiap jamnya. Jika transfusi berhenti, tekanan darahnya akan turun drastis. 

Hyun Il mempertanyakan kondisi Soo Yeon. Joong Do mengatakan masih sama, ini tidaka kan mudah. Ia meminta Hyun Il beristirahat. Hyun Il mengatakan kalau ia baik-baik saja. Ini pemakaman Hyun Mok, ia harus berada di sini. Seok Han datang ke pemakaman Hyun Mok. Di sana kosong tidak ada siapa-siapa. 

Tae Soo mendapat kabar kalau ada donor, Seok Han juga datang ke pusat informasi donor. Seok Han dan Tae Soo ngobrol berdua. Seok Han mempertanyakan Tae Soo apa yang akan dilakukan setelah operasi ibunya. Tae Soo mengatakan kalau ia akan kembali ke kampung halamannya. 

Eun Sook menghampiri Mi Ran dan Sun Young. Ia mempertanyakan tentang donor itu. Mi Ran mengiyakan, rs Universitas Seogu kedatangan pasien lumpuh otak. Ia berharap Soo Yeon juga segera mendapatkan donor jantung. Eun Sook mengatakan kalau Soo Yeon juga pasti akan segera mendapatkannya. Tae Soo memberi tahu ibunya kalau mereka mendapat donor jantung. Tae Soo dan dr. Moon mengambil organ jantung tersebut. 

Seok Han meminta agar menyiapkan operasi. Mi Ran mempertanyakan untuk siapa. Seok Han mengatakan untuk ibu Tae Soo. Sun Young mengatakan baiklah, ia mengerti. Setelah Seok Han pergi Sun Young menyenggol Mi Ran. Ia mengatakan kamu sudah gila, jawabannya sudah jelas. Seok Han menghampiri ibu Tae Soo. Ia mengatakan kalau Anda akan dioperasi hari ini, bagaimana perasaannya. Ibu Tae Soo mengatakan kalau ia baik-baik saja. Ia mempertanyakan karena mendengar Tae Soo akan meninggalkan rs ini. Seok Han mengatakan ibu Tae Soo pasti salah dengar. Ia meminta ibu Tae Soo tidak khawatir. 


Hyun Mok dimakamkan di tempat yang sama dengan istrinya. 


Tae Soo mengabarkan kepada Seok Han kalau ia dalam perjalanan membawa organ jantung. Woo Jin mengantar ibu Tae Soo ke ruang operasi. tiba-tiba Seok Han mendapat telpon dari Sun Young. Dalam perjalanan membawa organ jantung Tae Soo dan dr. Moon mengalami kecelakaan.


Tae Soo akhirnya sadar, ia mempertanyakan kepada Woo Jin bagaimana operasi ibunya. Woo Jin mengatakan kalau ia menyaksikan operasinya, tapi ibumu.  



Tae Soo berlari ke ruang operasi dengan sisa-sisa tenaganya yang belum pulih. Sampai di ruang operasi ia berteriak, “Choi Seok Han.....” Yang di operasi adalah Soo Yeon.

Komentar:

Masih enggak ngerti sama Seok Han ini...makin gemes sama drama ini...

Sinopsis Heart Surgeons Episode 11

Ketika akan pulang dari makam ibu Soo Yeon, Hyun Mok mendapat telpon dari Hyun Il. Hyun Mok masuk mobil, ia mengatakan kalau mendapat telepon dari Hyun Il. Ia menambahkan akan pergi setelah mengantar Soo Yeon. Soo Yeon mengatakan kalau itu pasti tentang rapat direksi, ia akan ikut. Namun ayahnya melarang dan mengatakan ia akan pergi sendiri. Soo Yeon mengatakan ia akan menunggu di mobil dengan tenang. Ayahnya setuju Soo Yeon menunggu di mobil. 


Hyun Il mengatakan kalau ia sudah memikirkannya, ia merasa kalau ia salah. Ia mengira Hyun Mok merebut Taesan darinya. Setelah ia tahu tentang Seok Han dan mempelajari operasi VIP yang ayah minta, ia mengira Seok Han telah melakukan operasinya. Kamu menyembunyikan fakta bahwa tangan gemetar, namun ia tahu. Lalu ia mulai membenci kalian berdua dan Seok Han. Karena itu ia berpikir jika ia tidak bisa memiliki Taesan, ia akan mendapatkan keuntungan lain melalui rs Afrika. Hyun Mok mempertanyakan karena itu kamu menyimpan dana taktis. Hyun Il mengiyakan, ia minta maaf kepada Hyun Mok. Ia meminta agar mengabaikannya kali ini saja. Ia akan mengembalikan semua seperti semula, apa itu cukup. Kalau tidak, apa Hyun Mok berusaha mengusirku agar bisa menyerahkan Taesan kepada Soo Yeon. Ia meminta agar diampuni kali ini saja. Hyun Mok minta maaf, sampai jumpa besok di rapat direksi. Ia meninggalkan Hyun Il. 


Hyun Mok kembali ke mobil. Soo Yeon mempertanyakan apa berjalan lancar. Hyun Mok mengiyakan, Hyun Il bilang dia akan pergi. Soo Yeon mempertanyakan apa ayahnya baik-baik saja. Hyun Mok mengatakan tentu saja. 


Hyun Mok dan Soo Yeon kecelakaan. Ia melihat dada Soo Yeon tertancap besi. Seok Han yang mendapat kabar Hyun Mok kecelakaan segera menghampirinya. Hyun Mok meminta agar memberitahu kondisinya. Woo Jin menjelaskan kalau pembengkakan abdominal sangat parah, jadi ia merasa Anda mengalami pendarahan dalam serius. Kerusakan tulang belakang tampaknya menyebabkan kelumpuhan kaki. Kami juga menduga ada pendarahan otak, maka perlu dilakukan pindai CT. Hyun Mok mengatakan tidak usah, ia baik-baik saja. Hyun Mok mengatakan kepada Seok Han kalau ia tidak akan selamat, ia meminta agar menyelamatkan Soo Yeon. Ia meminta agar meninggalkan mereka berdua. 

Hyun Mok meminta agar memeriksa Soo Yeon. Seok Han mempertanyakan kenapa ia harus melakukan itu, ia mengetahui segalanya dari Sang Ok. Anda ingin ia menyelamatkan Soo Yeon. Hyun Mok mengatakan kalau Soo Yeon tidak tahu apa-apa. kamu seorang dokter bukan. Seok Han mengatakan kalau ia bahkan tidak bisa menyelamatkan putrinya. Tiba-tiba kondisi Hyun Mok menurun. Woo Jin segera melakukan CPR. Seok Han menepismya menggantikan Woo Jin. Ia mengatakan jangan mati, kamu juga harus melihat putrimu mati. Seok Han berhenti, ia perlahan mundur dari rungan itu. 


Di ruang operasi mereka bersiap melakukan operasi kepada Soo Yeon. Tae Soo meminta dr. Moon mempersiapkannya. Mereka mulai melakukan operasi. Tiba-tiba kondisi Soo Yeon menurun, mereka melakukan CPR. Seok Han hanya bisa terdiam di ruang ganti. Akhirnya kondisi Soo Yeon membaik, mereka melanjutkan operasi. Tiba-tiba Seok Han datang. 

Hyun Il datang ke rs, ia segera menghampiri Hyun Mok. Ia mempertanyakan sudah berapa lama melakukan CPR. Mereka mengatakan sudah lebih dari 30 menit, pupilnya terakhir kali diperiksa tidak merespon. Hyun Il meminta agar menghentikannya. Woo Jin berhenti, ketika akan melkaukan lagi Hyun Il mencegahnya. Ia menjelaskan kalau Hyun Mok selalu menentang CPR yang tidak berarti atau bantuan hidup. Hyun Il mengumumkan waktu kematian Hyun Mok. 

Hyun Il meminta Joong Do menyiapkan pemakaman Hyun Mok. Joong Do mengatakan kalau Soo Yeon ada di ruang operasi. Dia ada di mobil yang sama dengan Hun Mok. 

Ketika akan membuka dada Tae Soo teringat perkataan Seok Han kepada Hyun Mok ketika melakukan CPR. Ia mengatakan kalau Seok Han mabuk. Akhirnya Seok Han duduk. Tae Soo melanjutkan operasi tersebut. Tae Soo meminta agar menyiapkan darah. Ia mengatakan kalau ini pertarungan dengan darah. Hyun Il melihat operasi dari atas. Joong Do menjelaskan kalau batang besi tertancap di jantungnya. Meski dia beruntung dan keluar dari ruang operasi hidup-hidup, ia tidak yakin jantungnya akan tetap berfungsi. 


Prof Koo menghampiri mereka. Hyun Il berkomentar kamu tidak lihat Seok Han sendirian. Joong Do memberi kode agar Prof Koo turun. Lalu Prof Koo mengatakan kalau ia akan kesana. Prof Koo berpapasan dengan Dong Joon. Doong Joon menjelaskan kalau ia menemukan artikel tentang dokter yang menyelamatkan anak yang jantungnya tertancap panah. Prof Koo meminta anaknya pulang. Jangan masuk ke sana dan menjadi yang disalahkan. Dong Joon mempertanyakan bagaimana dengan ayah. Prof Koo mengatakan kalau salah satu dari kita harus masuk. Jangan mencemaskan ayah, paling-paling ayah yang mati. 

Prof Koo masuk ruang operasi, ia mengira itu Seok Han ternyata Tae Soo. Tae Soo meminta Prof Koo keluar jika tidak akan membantu. Tae Soo meminta dr. Moo fokus. Seok Han mengatakan ia akan mengambil alih mulai sekarang. Di atas Hyun Il dan Joong Do sadar kalau dari tadi yang mengoperasi Tae Soo bukan Seok Han.  Tae Soo berhasil mencabut besi itu. 


Akhirnya operasi selesai, Seok Han memuji Tae Soo. Mereka membawa Soo Yeon ke ruang ICU. Seok Han mencuci mukanya. Ia mempertanyakan apa yang akan kamu lakukan, sambil menatap dirinya di kaca. 

Sunday, 14 October 2018

Sinopsis Heart Surgeons Episode 10



Sun Young dan Mi Ran mendengar ibu Tae Soo bernyanyi. Ibu Tae Soo akhirnya sadar. Tae Soo yang mendengar kabar itu langsung berlari menemui ibunya. Ia melihat ibunya duduk sambil bernyanyi. Namun ibu Tae Soo tidak mengenal Tae Soo. Tae Soo mendekati ibunya, ia duduk dan mempertanyakan apa ibunya menunggu seseorang. Ibu Tae Soo mengatakan kalau ia menunggu anaknya Tae Soo. Tae Soo mepertanayakan pergi kemana dia. Ibu Tae Soo mengatakan kalau dia pergi ke sekolah. Dia akan belajar tekun dan menjadi dokter. Tae Soo benar dan mengatakan kalau dia ada di sekolah. Mi Ran dan Sun Young meninggalkan mereka berdua. 


Selesai mandi Soo Yeon memegang dadanya. Flasback, Seok Han menjelaskan kalau pembuluh darahnya bersih dan jantungnya berfungsi normal. Soo Yeon berterima kasih. Begitu juga ayah Soo Yeon berterima kasih kepada Seok Han. Soo Yeon mempertanyakan kalau ia butuh operasi lagi. Seok Han menjelaskan mungkin 10 tahun lagi atau lebih lama. Mereka pamit, sebelum pergi Soo Yeon mengatakan kalau ia sudah mendengar dari ayahnya. Ia minta maaf dan berterima kasih. Ia juga akan masuk ke sekolah kedokteran, mari bertemu lagi. Di ruangannya ayah Soo Yeon memikirkan nama Sang Ok yang dioperasi. 


Seok Han di rungannya yang berantakan. Ia mengambil gunting di lacinya. Ia melihat Soo Yeon dan ayahnya dari atas. Soo Yeon memegang dadanya. Ayahnya mempertanyakan apa ada masalah. Soo Yeon mengatakan ia merasa kesulitan bernafas sejak pagi. Ayahnya meminta Soo Yeon agar diperiksa. Soo Yeon mengatakan kalau ia akan minta tolong kepada Ji Na. Seok Han masuk ke lift yang sama, ia menyembunyikan gutung di belakang. Hyun Mok mengatakan kalau Soo Yeon kesulitan bernafas sejak pagi ini. ia meminta Seok Han memeriksanya karena mungkin butuh operasi lagi. Seok Han mengatakan kita bicarakan setelah hasil tesnya keluar. Seok Han ke tangga darurat, sepertinya ia tidak bisa melakukan itu kepada Hyun Mok.

Ji Na selesai memeriksa Soo Yeon. Ji Na berkomentar kamu bertahan di Amerika dengan jantung ini. Soo Yeon mengatakan kalau ia minum obat teratur. Ji Na mengatakan karena minum obat kamu tidak tahu katup jantungmu tidak berfungsi. Kamu harus mengganti katup jantungmu. Sudah lama juga sejak kamu menjalani operasi itu. Soo Yeon mengatakan ia berencana meminta tolong kepada Seok Han. Ji Na mengatakan kalau ia akan mengirim vidio ini kepada Seok Han. Sebelum Soo Yeon pergi, Ji Na mengatakan kalau ia senang Soo Yeon kembali. Ia juga memberitahu kalau ibu Tae Soo sudah sadar semalam. Ia melihat EKG, jantungnya makin kuat. 


Soo Yeon memanggil Dong Joon. Dong Joon terlihat kikuk. Ia mengatakan jika Dong Joon butuh asisten pertama operasi hubungi aku kapan saja. Dong Joon berterima kasih. 


Hyun Mok mempertanyakan apa Hyun Il belum memutuskan. Hyun Il mengatakan kalau itu semua untuk Taesan. Hyun Mok mengatakan sekali salah tetap salah. Hyun Il mengatakan bagaimanapun Hyun Mok direktur yayasan. Hyun Mok mempertanyakan kamu akan tetap di rs setelah perbuatanmu itu. Hyun Il mengatakan apa kakaknya ingin ia meninggalkan Taesan. Ia yang membangun Taesan menjadi seperti sekarang. Kakak akan memberikannya kepada Soo Yeon bukan. Selama ini kakak sudah merencanakannya bukan. Hyun Mok mengatakan ia enggan membagi masalahmu dengan dewan direksi. Berikan jawabanmu selambatnya hari minggu. Setelah Hyun Mok pergi, Hyun Il kesal dan melempar gelas. 


Soo Yeon menghampiri ibu Tae Soo dan mempertanyakan keadaannya. Ibu Tae Soo mengatakan ia tidak pernah melihat Soo Yeon. Sun Young menjelaskan kalau Soo Yeon yang menyelamatkan ibu Tae Soo saat ibu Tae Soo pingsan di kamar. Ibu Tae Soo berterima kasih kepada Soo Yeon. Ia mengatakan sekarang ia baik-baik saja. Soo Yeon mengatakan kalau akan menjalankan tes lagi. Begitu membaik. Anda akan lepas dari ECMO. Ibu Tae Soo meminta agar Soo Yeon membantu Tae Soo. Tae Soo datang, lalu menghampiri mereka. 


Soo Yeon dan Tae Soo bicara berdua. Soo Yeon mengatakan ia lega ibu Tae Soo siuman. Soo Yeon mempertanyakan kamu sungguh pergi setelah ibumu mendapat cangkok. Soo Yeon meminta jangan pergi. Rapat direksi pekan depan, mungkin ada cara lain setelah rapat direksi. Soo Yeon mendapat telpon kalau ia bisa menemui Seok Han sekarang. 


Soo Yeon dan ayahnya menemui Seok Han. Seok Han menjelaskan kalau pembuluh biliknya parah, ini memberatkan jantungnya. Seok Han menjelaskan kalau jadwal operasi untuk senin dibatalkan, ia senggang hari itu. Soo Yeon setuju. Ayah Soo Yeon berterima kasih. Ayah Soo Yeon meminta Soo Yeon menunggu di luar. Ia masuk ruangan Seok Han lagi. Ia mempertanyakan operasi darurat siang kemarin. Seok Han mengatakan kalau dia Sang Ok. Hyun Mok mempertanyakan apa dia mengatakan sesuatu. Seok Han mempertanyakan mengenai apa. Hyun Mok meminta agar Seok Han melupakan perkataannya. Ia meminta agar merawat Soo Yeon dengan baik. 


Soo Yeon dan ayahnya ke makam ibu Soo Yeon. Ibu Soo Yeon bernama Na Jeong Yeon. Soo Yeon mempertanyakan apa harus diundur jadwal operasinya. Rapat direksi sebentar lagi. Ayah Soo Yeon meminta jangan mencemaskan itu, pikirkan saja operasi itu. ia minta maaf karena Soo Yeon terlahir sakit. 


Malam itu Tae Soo mendapat telpon dari Seok Han. Ia menggendong Seok Han yang mabuk. Tae Soo mempertanyakan kenapa Anda minum banyak, Anda tidak kuat minum. Seok Han mengatakan ia pergi untuk menemui Yoo Bin. Tae Soo mengatakan kita pergi bersama lain kali. Tae Soo mengantar Seok Han sampai ruangannya. Seok Han yang mabuk mengatakan kalau ia juga akan meninggalkan Taesan. 


UGD akan kedatangan 2 pasien kecelakaan. Woo Jin melihat pasiennya, ternyata itu Hyun Mok. Seok Han mendapat telpon, ia segera bergegas ke UGD. Ia menghampiri Hyun Mok. Tae Soo berlari ketika mendapat kabar ada pasien kecelakannya. Hyun Mok mengatakan kepada Seok Han kalau ia tidak akan selamat, ia meminta agar menyelamatkan Soo Yeon. Ia meminta agar meninggalkan mereka berdua. Tae Soo melihatt pasien itu adalah Soo Yeon.

Hyun Mok meminta agar memeriksa Soo Yeon. Seok Han mempertanyakan kenapa ia harus melakukan itu, ia mengetahui segalanya dari Sang Ok. Anda ingin ia menyelamatkan Soo Yeon. Hyun Mok mengatakan kalau Soo Yeon tidak tahu apa-apa. kamu seorang dokter bukan. Seok Han mengatakan kalau ia bahkan tidak bisa menyelamatkan putrinya. Tiba-tiba kondisi Hyun Mok menurun. Woo Jin segera melakukan CPR. Seok Han menepismya menggantikan Woo Jin. Ia mengatakan jangan mati, kamu juga harus melihat putrimu mati. 

Tae Soo meminta agar membawa Soo Yeon ke ruang operasi. ia mendengar suara Seok Han yang mengatakan kalau kamu harus melihat putrimu mati, jangan mati.....

Komentar:

Makin penasaran...