Sunday, 14 October 2018

Sinopsis Heart Surgeons Episode 10



Sun Young dan Mi Ran mendengar ibu Tae Soo bernyanyi. Ibu Tae Soo akhirnya sadar. Tae Soo yang mendengar kabar itu langsung berlari menemui ibunya. Ia melihat ibunya duduk sambil bernyanyi. Namun ibu Tae Soo tidak mengenal Tae Soo. Tae Soo mendekati ibunya, ia duduk dan mempertanyakan apa ibunya menunggu seseorang. Ibu Tae Soo mengatakan kalau ia menunggu anaknya Tae Soo. Tae Soo mepertanayakan pergi kemana dia. Ibu Tae Soo mengatakan kalau dia pergi ke sekolah. Dia akan belajar tekun dan menjadi dokter. Tae Soo benar dan mengatakan kalau dia ada di sekolah. Mi Ran dan Sun Young meninggalkan mereka berdua. 


Selesai mandi Soo Yeon memegang dadanya. Flasback, Seok Han menjelaskan kalau pembuluh darahnya bersih dan jantungnya berfungsi normal. Soo Yeon berterima kasih. Begitu juga ayah Soo Yeon berterima kasih kepada Seok Han. Soo Yeon mempertanyakan kalau ia butuh operasi lagi. Seok Han menjelaskan mungkin 10 tahun lagi atau lebih lama. Mereka pamit, sebelum pergi Soo Yeon mengatakan kalau ia sudah mendengar dari ayahnya. Ia minta maaf dan berterima kasih. Ia juga akan masuk ke sekolah kedokteran, mari bertemu lagi. Di ruangannya ayah Soo Yeon memikirkan nama Sang Ok yang dioperasi. 


Seok Han di rungannya yang berantakan. Ia mengambil gunting di lacinya. Ia melihat Soo Yeon dan ayahnya dari atas. Soo Yeon memegang dadanya. Ayahnya mempertanyakan apa ada masalah. Soo Yeon mengatakan ia merasa kesulitan bernafas sejak pagi. Ayahnya meminta Soo Yeon agar diperiksa. Soo Yeon mengatakan kalau ia akan minta tolong kepada Ji Na. Seok Han masuk ke lift yang sama, ia menyembunyikan gutung di belakang. Hyun Mok mengatakan kalau Soo Yeon kesulitan bernafas sejak pagi ini. ia meminta Seok Han memeriksanya karena mungkin butuh operasi lagi. Seok Han mengatakan kita bicarakan setelah hasil tesnya keluar. Seok Han ke tangga darurat, sepertinya ia tidak bisa melakukan itu kepada Hyun Mok.

Ji Na selesai memeriksa Soo Yeon. Ji Na berkomentar kamu bertahan di Amerika dengan jantung ini. Soo Yeon mengatakan kalau ia minum obat teratur. Ji Na mengatakan karena minum obat kamu tidak tahu katup jantungmu tidak berfungsi. Kamu harus mengganti katup jantungmu. Sudah lama juga sejak kamu menjalani operasi itu. Soo Yeon mengatakan ia berencana meminta tolong kepada Seok Han. Ji Na mengatakan kalau ia akan mengirim vidio ini kepada Seok Han. Sebelum Soo Yeon pergi, Ji Na mengatakan kalau ia senang Soo Yeon kembali. Ia juga memberitahu kalau ibu Tae Soo sudah sadar semalam. Ia melihat EKG, jantungnya makin kuat. 


Soo Yeon memanggil Dong Joon. Dong Joon terlihat kikuk. Ia mengatakan jika Dong Joon butuh asisten pertama operasi hubungi aku kapan saja. Dong Joon berterima kasih. 


Hyun Mok mempertanyakan apa Hyun Il belum memutuskan. Hyun Il mengatakan kalau itu semua untuk Taesan. Hyun Mok mengatakan sekali salah tetap salah. Hyun Il mengatakan bagaimanapun Hyun Mok direktur yayasan. Hyun Mok mempertanyakan kamu akan tetap di rs setelah perbuatanmu itu. Hyun Il mengatakan apa kakaknya ingin ia meninggalkan Taesan. Ia yang membangun Taesan menjadi seperti sekarang. Kakak akan memberikannya kepada Soo Yeon bukan. Selama ini kakak sudah merencanakannya bukan. Hyun Mok mengatakan ia enggan membagi masalahmu dengan dewan direksi. Berikan jawabanmu selambatnya hari minggu. Setelah Hyun Mok pergi, Hyun Il kesal dan melempar gelas. 


Soo Yeon menghampiri ibu Tae Soo dan mempertanyakan keadaannya. Ibu Tae Soo mengatakan ia tidak pernah melihat Soo Yeon. Sun Young menjelaskan kalau Soo Yeon yang menyelamatkan ibu Tae Soo saat ibu Tae Soo pingsan di kamar. Ibu Tae Soo berterima kasih kepada Soo Yeon. Ia mengatakan sekarang ia baik-baik saja. Soo Yeon mengatakan kalau akan menjalankan tes lagi. Begitu membaik. Anda akan lepas dari ECMO. Ibu Tae Soo meminta agar Soo Yeon membantu Tae Soo. Tae Soo datang, lalu menghampiri mereka. 


Soo Yeon dan Tae Soo bicara berdua. Soo Yeon mengatakan ia lega ibu Tae Soo siuman. Soo Yeon mempertanyakan kamu sungguh pergi setelah ibumu mendapat cangkok. Soo Yeon meminta jangan pergi. Rapat direksi pekan depan, mungkin ada cara lain setelah rapat direksi. Soo Yeon mendapat telpon kalau ia bisa menemui Seok Han sekarang. 


Soo Yeon dan ayahnya menemui Seok Han. Seok Han menjelaskan kalau pembuluh biliknya parah, ini memberatkan jantungnya. Seok Han menjelaskan kalau jadwal operasi untuk senin dibatalkan, ia senggang hari itu. Soo Yeon setuju. Ayah Soo Yeon berterima kasih. Ayah Soo Yeon meminta Soo Yeon menunggu di luar. Ia masuk ruangan Seok Han lagi. Ia mempertanyakan operasi darurat siang kemarin. Seok Han mengatakan kalau dia Sang Ok. Hyun Mok mempertanyakan apa dia mengatakan sesuatu. Seok Han mempertanyakan mengenai apa. Hyun Mok meminta agar Seok Han melupakan perkataannya. Ia meminta agar merawat Soo Yeon dengan baik. 


Soo Yeon dan ayahnya ke makam ibu Soo Yeon. Ibu Soo Yeon bernama Na Jeong Yeon. Soo Yeon mempertanyakan apa harus diundur jadwal operasinya. Rapat direksi sebentar lagi. Ayah Soo Yeon meminta jangan mencemaskan itu, pikirkan saja operasi itu. ia minta maaf karena Soo Yeon terlahir sakit. 


Malam itu Tae Soo mendapat telpon dari Seok Han. Ia menggendong Seok Han yang mabuk. Tae Soo mempertanyakan kenapa Anda minum banyak, Anda tidak kuat minum. Seok Han mengatakan ia pergi untuk menemui Yoo Bin. Tae Soo mengatakan kita pergi bersama lain kali. Tae Soo mengantar Seok Han sampai ruangannya. Seok Han yang mabuk mengatakan kalau ia juga akan meninggalkan Taesan. 


UGD akan kedatangan 2 pasien kecelakaan. Woo Jin melihat pasiennya, ternyata itu Hyun Mok. Seok Han mendapat telpon, ia segera bergegas ke UGD. Ia menghampiri Hyun Mok. Tae Soo berlari ketika mendapat kabar ada pasien kecelakannya. Hyun Mok mengatakan kepada Seok Han kalau ia tidak akan selamat, ia meminta agar menyelamatkan Soo Yeon. Ia meminta agar meninggalkan mereka berdua. Tae Soo melihatt pasien itu adalah Soo Yeon.

Hyun Mok meminta agar memeriksa Soo Yeon. Seok Han mempertanyakan kenapa ia harus melakukan itu, ia mengetahui segalanya dari Sang Ok. Anda ingin ia menyelamatkan Soo Yeon. Hyun Mok mengatakan kalau Soo Yeon tidak tahu apa-apa. kamu seorang dokter bukan. Seok Han mengatakan kalau ia bahkan tidak bisa menyelamatkan putrinya. Tiba-tiba kondisi Hyun Mok menurun. Woo Jin segera melakukan CPR. Seok Han menepismya menggantikan Woo Jin. Ia mengatakan jangan mati, kamu juga harus melihat putrimu mati. 

Tae Soo meminta agar membawa Soo Yeon ke ruang operasi. ia mendengar suara Seok Han yang mengatakan kalau kamu harus melihat putrimu mati, jangan mati.....

Komentar:

Makin penasaran...

Sinopsis Heart Surgeons Episode 9


Sang Ok mengatakan jika ia mati, kamu tidak akan tahu selamanya. Seok Han berkomentar jangan coba menipuku. 


Di ruang operasi dokter anastesi berkomentar kalau Soo Yeon tidak perlu menjadi asisten utama operasi lagi. Soo Yeon mengatakan kalau ini karena operasi Seok Han. Lalu dokter anastesi berkomentar kalau Seok Han bahkan tidak senang melihat Soo Yeon. Eun Sook mengatakan kalau Seok Han memang tidak banyak bicara. dokter anastesi mengatakan apa perlu ia yang mengatakan kepada Seok Han. Soo Yeon mengatakan tidak, ia akan membatu Seok Han mengoperasi.
Seok Han mengatakan kepada Tae Soo agar memulangkan Sang Ok. Setelah Seok Han pergi, Sang Ok mengatakan kalau Tae Soo tidak perlu memulangkannya. Seok Han mau tidak mau akan mengoperasiku. 

Seok Han berjalan ke ruang operasi ia berpapasan dengan Hyun Mok. Hyun Mok berterima kasih karena Seok Han meminta Soo Yeon membantu di ruang operasi. Hyun Mok mengajak makan malam, namun Seok Han tidak bisa karena ada janji dengan pasien setelah operasi. Hyun Mok meminta agar meluangkan waktu kain kali. Ketika Hyun Mok akan pergi, Seok Han memanggil dan akan mengatakan sesuatu. Namun Seok Han mengatakan tidak apa-apa. 

Seok Han masih memikirkan perkataan Sang Ok, namun ia mencoba menepisnya. Sampai di depan ruang operasi, ia menatap Soo Yeon dari luar. Ia terus memikirkan perkataan Sang Ok. Ia masuk ke ruang operasi. Lalu dr anastesi meminta agar Soo Yeon diberi operasi tunggal, jangan biarkan dia membantu Anda. Seok Han mengatakan kalau ia akan mengambil alih, mereka bertukar tempat. 

Tae Soo melakukan perawatan kepada Sang Ok. Woo Jin memanggilnya dan mengajak bicara. Ia mempertanyakan kepada Tae Soo karena Seok Han menyuruh Tae Soo agar memulangkannya. Tae Soo mengatakan kalau agar memikirkannya setelah menangani tamponade jantung. Tae Soo melanjutkan perawatan kepada Sang Ok. Ia teringat tadi ketika Seok Han mengatakan jika dioperasi Sang Ok akan mati. Jangan menipunya, Anda pikir itu membuatnya mengoperasi Sang Ok.


Tae Soo mempertanyakan kepada Sang Ok apa yang terjadi antara Anda dan Seok Han. Sang Ok mengatakan semua hubungan dalam kehidupan selalu ada ceritanya. Tae Soo mengatakan ada kolam darah dalam perikardium Anda. Ia mempertanyakan kenapa Anda ingin amat menginginkan operasi. Sang Ok mengatakan kalau ia ingin hidup. Apa yang akan kamu lakukan andai menjadi aku. Tae Soo mengatakan kalau ia tidak ingin menjalani operasi. Kanker telah menyebar ke bagian yang tidak bisa dioperasi. Itu telah menempel pada organ karena pengobatan radiasi. Meski operasinya berjalan lancar, waktunya tidak akan banyak. Kemungkinan Anda akan mati selagi dioperasi. Ini operasi yang sulit, bahkan bagi Seok Han. Sang Ok mempertanyakan kamu akrab dengan Seok Han. Ia dan Seok Han pernah bekerja di rs cabang Gangneung. Ia yakin Seok Han bisa menyematkanku.

Seok Han terus memikirkan kata-kata Sang Ok. Ia menatap Soo Yeon. Ia meminta Soo Yeon mengambil alih operasi ini. Seok Han beristirahat sebentar sambil memikirkan itu. Ia terus menatap menatap Soo Yeon dari ruang sebelah. Ia akhirnya keluar dari ruang operasi dan menemui Sang Ok.
Ia menemui Sang Ok. Sang Ok meminta agar mengoperasinya, nanti akan kuberi tahu. Seok Han  mencengkram baju Sang Ok. Tae Soo yang melihatnya melerainya. Seok Han meminta agar memesan ruang operasi. Tae Soo mengejar Seok Han. Tae Soo mempertanyakan apa sungguh akan melakukannya. Seok Han mengatakan kalau ada yang harus kudengar darinya. Tae Soo mengatakan jika itu alasannya, jangan lakukan. Dia bahkan tidak bisa ditolong. Seok Han meminta agar tidak ikut campur. Tae Soo mengatakan kalau ini tidak menolongnya, ini akan membunuhnya. Seok Han mengatakan dia tidak akan mati, tenang saja. 

Di ruang operasi Sang Ok meminta agar Seok Han menyelamatkannya. Seok Han meminta agar Sang Ok menepati janji begitu siuman. Seok Han memulai operasi tersebut. Hyun Mok berkeliling ke ruang operasi bersama Joong Do dan Prof Koo. Hyun Mok melihat Soo Yeon yang memimpin operasi. ia melihat Seok Han melakukan operasi di ruang sebelah. Ia melihat Seok Han mengoperasi Sang Ok. 


Di ruang operasi Tae Soo mengatakan kepada Seok Han kalau Anda hebat. Di ruang ICU, dokter anastesi memuji Soo Yeon. Mi Ran mengatakan kalau Dong Joon dalam masalah, Tae Soo pergi dia tidak bisa meminta Soo Yeon. Bahkan saat masih residen dia takut dengannya dan kabur. Lalu dokter anastesi berkomentar kenapa dia masuk militer begitu dini sampai akhirnya bekerja bersama Soo Yeon. Dia selalu dibandingkan dengannya. Soo Yeon hanya bisa tersenyum mendengarnya. Soo Yeon melihat ibu Tae Soo dan mempertanyakan ibu Tae Soo belum siuman. Sun Young mengiyakan, bahkan mereka tidak memberikan obat tidur. Mi Ran mengatakan kalau bahkan ada pasien yang tidak siuman selama 20 hari, dia pasti siuman. 

Soo Yeon melihat Seok Han dan lainnya membawa Sang Ok yang selesai operasi ke ruang ICU. Soo Yeon mengatakan kepada Seok Han kalau operasinya berjalan lancar. Seok Han mengatakan kalau ia akan memeriksa pasiennya, ia pergi meninggalkan Soo Yeon. Sun Young menghampiri Soo Yeon dan mengatakan kalau suasana hati Seok Han sepertinya tidak bagus hari ini. 

Sang Ok akhirnya sadar, ia melihat Seok Han. Seok Han meminta agar Sang Ok menjelaskannya. Ternyata hari itu Hyun Mok meminta Sang Ok memalsukan hasil tes Yoo Bin. Saat itu Hyun Mok menjanjikan Sang Ok posisi direktur di rs atau apa pun. Ia menambahkan kalau Yoo Bin benar mengidap miokarditis. Seok Han mengatakan kalau memang mengidap miokarditis dia seharusnya tidak meninggal dalam hitungan jam. Sang Ok mengatakan virus coxszckie (virus yang dapat berakibat fatal bagi anak-anak). Ia tidak menyangka dia akan mengidap itu. Ia mengira dia bisa bertahan beberapa jam. Ia mengatakan hasil tes yang asli ada pada istrinya, ia meinta maaf. Seok Han minta maaf karena ia tidak menjalankan operasinya. Ia pergi meninggalkan Sang Ok. Sun Young mengatakan kepada Seok Han kalau wali Sang Ok menunggu. Seok Han mengatakan begitu dia stabil, akan kekembalikan ke rs perawatannya. 


Istri Sang Ok memberikan hasil tes Yoo Bin kepada Seok Han. Ia mempertanyakan bagaimana operasinya. Seok Han mengatakan kalau ia tidak bisa melakukannya. Kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk dioperasi. 

Tae Soo meihat dari kejauhan, ia teringat operasi tadi. Flashback, Tae Soo mengatakan kondisinya lebih buruk dari yang diduga. Seok Han mengatakan jika tidak dioperasi, ia tidak akan pernah mendengarnya. Lalu dokter anastesi mengatakan jahit lagi saja. Ia mengatakan akan ke ruang sebelah. Hubungi aku jika ada masalah. Seok Han melihat seseorang membetulkan stoking di kakinya. Ia meminta material bedah untuk membukus aorta. Seok Han menjelaskan kepada istri Sang Ok kalau aortanya tidak akan pecah selagi menjalani pengobatan kanker. Tae Soo hanya bisa melihat mereka dari kejauhan. 


Di ruangannya Seok Han melihat hasil tes Yoo Bin yang asli. Ia kesal dan berteriak, “Yoon Hyun Mook.” Sambil menjatuhkan semua barang di atas meja.

Wednesday, 10 October 2018

Sinopsis Heart Surgeons Episode 8



Tae Soo mencari ibunya, ia melihat seorang wanita marah-marah. Lalu ia melihat bar itu berantakan. Ia membantu ibunya membereskan bar itu. Ibu Tae Soo mengatakan ia tidak peduli Tae Soo menjadi apa. Pokoknya jangan seperti ayahmu. Tae Soo mengatakan kalau ia akan belajar. 



Tae Soo pulang sekolah, ia akan masuk ke bar namun bar itu tutup. Ibu Tae Soo keluar dari restaurant untuk mengantar makanan, Tae Soo melihatnya. Ibu Tae Soo mengantar makanan itu. ibu Tae Soo melihat Tae Soo. Ia mempertanyakan apa ibu tampak aneh. Ibu tidak tahu kamu akan menjadi apa setelah dewasa. Namun seorang ibu tidak boleh bekerja di bar menjual minuman dan senyum. Itu tidak benar. Ibu Tae Soo lalu pergi. namun Tae Soo memanggil ibunya. Ia berterima kasih kepada ibunya. Tae Soo berteriak, “Ibu! Aku pasti akan menjadi dokter.” Ibunya mempertanyakan kenapa dokter. Tae Soo mengatakan karena dokter dihargai. Mereka juga menghasilkan banyak uang. Ibu Tae Soo berkata, “Baiklah, Ibu mau punya putra seorang dokter. Janji, ya.” Tae Soo mengatakan baiklah. Tae Soo mengatakan kepada ibunya kalau putra ibu yang seorang dokter di sini. Berikan sedikit waktu lagi. Ia akan mendapatkan jantung baru dan mencangkoknya untuk ibu. 


Hyun Il melihat berkas, ia berkomentar di mana dia menemukan ini. Itu ternyata berkas tentang, “Laporan Rekening Pembayaran untuk rs di Afrika.”


Soo Yeon melihat berkas itu juga. Hyun Mok mengatakan kalau ia mempercayainya bahwa itu tujuan yang mulia. Hingga dia membangun rs di Afrika. Soo Yeon mengatakan tapi dia menyimpan dana di tempat lain. Manusia itu mudah berubah pikiran. Akankah Hyun Il pergi secara sukarela, dia tidak mudah menyerah. Hyun Mok mengatakan kita harus memastikan seperti itu. Soo Yeon mengatakan rapat direksi sebentar lagi. Hyun Mok mengatakan kalu ia akan membuatnya mundur di rapat itu. Soo Yeon mempertanyakan kepada ayahnya apa menurut ayahnya ia mumpuni. Ia merasa ayahnya harus kembali. Hyun Mook mengatakan kalau tidak ada yang akan mengikuti atau menuruti ahli bedah yang tidak bisa mengoperasi. Awalnya akan sulit, kamu akan melakukannya dengan baik. Soo Yeon mengatakan baiklah. Ia menambahkan kalau pasien yang ia bawa siuman. Ternyata Hyun Mok tahu dan mepertanyakan apa kondisi serius hingga harus menggunakan lem. Walinya mengajukan keluhan. Ia mendengar putusan kalau tidak akan membarui kontraknya. Soo Yeon mengatakan jika tidak menggunakan itu pasien akan mati. 


Saat operasi Dong Joon mengatakan kepada Tae Soo kalau ayahnya cepat marah tapi bukan orang jahat. Tae Soo mengatakan kalau ia tahu. Dong Joon berkomentar apa yang akan dilakukan setelah Tae Soo pergi, ia masih belum menguasai mammary. Ia tidak bisa minta tolong kepada Soo Yeon. Tae Soo mempertanyakan sampai kamu begitu. Dong Joon mengatakan kalau ia berusaha. Tae Soo mengatakan sampai kapan kamu berdiri di situ dan memperhatikan. Kalau cuma di sana kamu tidak akan pernah belajar. Mulai besok ambilah sisi ini, aku akan membantumu. Dong Joo mengatakan baiklah. Ia juga berterima kasih kepada Tae Soo. 

Hyun Il di ruangannya, ia berkomentar kalau ia yang membangun semua ini. Mereka pikir bisa. Soo Yeon dan ayahnya datang ke ruangan Hyun Il. Hyun Il mengatakan kalau Tae Soo akan berhenti. Soo Yeon mempertanyakan apa karena masalah lem. Aku yang membeli lem itu. Ia merasa benar menggunakan lem itu dalam kondisi tersebut. Hyun Il menduga kalau Soo Yeon juga ada di situ. Lantas kamu juga harus meninggalkan Taesan. Hyun Il mengatakan kalau ia hanya bercanda. 


Soo Yeon mengatakan kepada Seok Han kalau Seok Han dapat menemukan cara untuk membantu Tae Soo. Seok Han mengatakan bahkan putri Hyun Mok tidak mampu. Jika butuh bantuan dia akan memintanya. Tae Soo keluar dari ruang operasi. Seok Han mengajak Tae Soo pergi minum. Setelah Tae Soo pergi Soo Yeon mengatakan kalau ini tidak adil. Seok Han berkomentar apa kamu tahu artinya tidak adil. Kamu mungkin tidak pernah mengalaminya. Soo Yeon mengatakan kalau tidak pernah mengalaminya, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Seok Han mengatakan kalau Tae Soo membuat keputusan dan bertanggung jawab atas itu. Soo Yeon mempertanyakan bagaimana ia harus bertanggung jawab. Anda bilang akan tiba waktunya saat aku harus bertanggung jawab. 


Soo Yeon minta maaf kepada Tae Soo. Tae Soo mengatakan kalau itu pilihannya. Soo Yeon mengatakan kalau ia yang mengoperasi dan Tae Soo hanya membantunya. Ia akan bicara dengan Hyun Il, pasti ada jalan lain. Tae Soo mengatakan bukankah kamu juga bilang aku tidak layak di Taesan. Begitu ibunya menerima cangkok, ia akan pergi. 


Hyun Mok memberikan berkas kepada Hyun Il. Putuskan sebelum rapat direksi. Mari selesaikan dengan tenang sebelum rapat direksi. Ia melakukan ini untuk Hyun Il. Hyun Il berkomentar sejak kapan Hyun Mok memedulikanku. Jika begitu memedulikanku hingga memperkerjakan Seok Han saat itu agar Hyun Mok tidak kehilangan jabatan. Ia yakin dia tahu alasan Taesan memperkerjakan orang yang hidupnya hancur setelah putrinya meninggal dan istrinya menceraikan dia. 


Seok Han teringat, Flashback tahun 2003. Ia mencari semua informasi. Di rungannya berkas dan buku berserakan, ada minuman juga. Sang Ok masuk ke ruangan Seok Han. Ia mengatakan kalau hidup harus berjalan, ia mengatakan ada tamu. Hyun Mok bicara berdua dengan Seok Han. Ia minta maaf, ia tidak tahu itu akan terjadi kepada Yoo Bin. Ia mengatakan sudah membaca artikel Seok Han. Ia meminta melakukan operasi ini. Gelar direktur pusat medis dipertaruhkan. Ia memperlihatkan tangannya. Berawal dari tahun lalu, ia tidak bisa melakukan apa pun dengan tangan ini. Itu sebabnya operasi Soo Yeon. Memintamu melakukan ini memang sama sekali salah, namun ia tidak punya pilihan lain. Jika meminta orang lain, Hyun Il akan tahu. Seok Han setuju untuk melakukan operasi itu. Namun ia ingin bekerja di rs utama. Di sini ia tidak bisa mencari tahu kenapa anaknya meninggal. Ia ingin bekerja di rs utama dan mencari tahu kenapa Yoo Bin meninggal. Ia menatap anak kecil di rs tersebut. Ia teringat perkataan Soo Yeon yang meminta agar memanfaatkan Soo Yeon, jangan menjauhinya. 


Hyun Mok mempertanyakan ada yang ingin Soo Yeon lakukan setelah rapat direksi. Apa ini berkaitan dengan Tae Soo. Ayah rasa demikian. Soo Yeon mengatakan kalau Taesan membutuhkan dia. Hyun Mok mengatakan ia memahami perasaan Soo Yeon. Tapi dia melanggar aturan rs. Mengobati pasien dan menjalankan rs itu sangat berbeda. Mengenai masalah ini, Hyun Il memutuskan dengan tepat. Soo Yeon mengatakan Tae Soo benar. Jika tidak bisa menyelamatkan pasien di depan kita, siapa yang akan kita selamatkan.  Itu bukan rs yang diidamkan Hyun Mok. 


Soo Yeon mempertanyakan kepada Eun Sook operasi apa ini yang akan dilakukan bersama Seok Han. Eun Sook menjelaskan penggantian katup ganda untuk katup atrioventrikular dan katup mitral. Soo Yeon melihat hasil tesnya. Ia berkomentar ini akan sulit. Jantungnya besar. 


Ji Na menghampiri Tae Soo. Ia berkomentar sesama Tae Soo harus saling bantu. Itu merupakan julukannya, Tae Soo wanita. Itu lebih baik daripada Dong Joon wanita. Mereka memeriksa ibu Tae Soo. Ji Na menjelaskan kalau fungsi jantungnya masih rendah, kurasa sekitar 25 persen. Tae Soo mengatakan akan bagus seandainya dia sedikit membaik dan lepas dari ECMO. Ji Na mengatakan kalau dia belum lama memakai ECMO, apa dia siuman. Tae Soo mengatakan dia tidak meminum pil tidur namun belum bangun juga. Ji Na lega karena dokternya Seok Han. Ia yakin ibu Tae Soo akan segera mendapat donor. 

Tae Soo menghampiri Woo Jin. Woo Jin mempertanyakan apa Tae Soo sungguh mengundurkan diri. Tae Soo mengatakan kita bicarakan nanti. Woo Jin menjelaskan pasien ini datang karena merasa kurang sehat. Namun ia merasa pasien ini datang karena rs lain tidak menerimanya. Mereka melihat hasil tesnya. Tae Soo mengatakan ini tipe A diseksi aorta, perikardiumnya rusak parah. Dia butuh operasi sekarang juga. Woo Jin mengatakan masih ada lagi. 

Seok Han mendapat telpon dari Tae Soo dan mengatakan ada pasien datang ke UGD menunjukkan nyeri dada. Menurut CT, ini tipe A diseksi aorta dengan hemoperikardium. Seok Han mengatakan agar segera memesan ruang operasi, ia bisa melakukannya setelah tiga jam. Tae Soo menambahakan kalau pasien ini menjalani kemoterapi kanker paru stadium akhir. Ia merasa dia datang karena rs lain tidak ingin mengoperasinya. Seok Han memeriksa CT. Ia mengatakan kalau tubuhnya tidak kuat untuk operasi ini. Tubuh pasien ini terlalu lemah. Karena menurut CT, kanker sudah menyebar hingga aorta. Operasi ini akan beresiko. Kemungkinan dia akan meninggal di meja operasi. Tae Soo mengatakan ia sudah menjelaskannya, namun dia bilang Anda boleh mengoperasinya. 


Seok Han menemui pasien tersebut, ternyata dia adalah Sang Ok. Sang Ok meminta agar Seok Han melakukan operasi ini. Seok Han mengatakan mengontrolnya dengan pengobatan adalah pilihan terbaik. Sang Ok mengatakan setelah Yoo Bin meninggal, kamu sudah mengetahuinya. Kamu datang kemari karena itu. Karena masih di sini kamu belum tahu. Kamu tahu bagaimana ia menjadi direktur rs di Gangneung. Yoo Bin seharusnya tidak meninggal, Soo Yeon yang seharusnya mati. Hari itu kamu memilih Soo Yeon. Selamatkan aku, lalu kuberi tahu segalanya. Seok Han meminta Sang Ok menjelaskannya. 

Komentar:

Makin seru.....makin penasaran.