Tuesday, 1 December 2015

Sinopsis Oh My Venus Episode 5




Jo Eun ketakutan berkata, “Tolong selamatkan aku.” Young Hoo datang langsung melumpuhkan penguntit tersebut dan memberikan hpnya agar Joo Eun segera menepon polisi.


Penguntit dibawa ke kantor polisi, Woo Shik melihat Joo Eun masuk ke mobil Young Ho. Dikantor polisi mereka diintrogasi. Ternyata rumah penguntit bertetangga, polisi mengatakan ini hanya kesalahpahaman karena Joo Eun bukan diserang, menerima surat atau sms ancaman. Young Ho masuk, lalu polisi menanyakan apa Young Ho walinya.

Young Ho berkata, “Anggap saja begitu karena aku selalu terjebak dalam masalahnya.” Young Ho mengingat saat hujan waktu itu penguntit juga mengikuti Joo Eun dan juga saat pulang setelah mengantar Joo Eun dia melihat penguntit membawa bunga. 

Polisi mengatakan kalau sekarang posisi yang terluka penguntit, dan penguntit bisa saja menuntut. Joo Eun yang kesal lalu pergi.


Young Ho mengejar Joo Eun, Joo Eun berterima kasih pada Young Ho karena mengingat wajah penguntit. Joo Eun pamit, Young Ho memegang lengan Joo Eun, Young Ho kesal karena Joo Eun tadi tidak memberitahu petugas polisi kalau Joo Eun pengacara dan berkata, “Apa hanya itu pembelaanmu?”

Young Ho juga mempertanyakan kenapa Joo Eun menjadi pengacara kalau tidak bisa membela diri, Young Ho mengatakan ia akan memberi pelajaran penguntit dan akan membela Joo Eun. 

Tentu Joo Eun langsung melarang, karena kalau itu terbukti penguntit hanya dipenjara selama 24 jam lalu dibebaskan atau denda 100.000 Won. 

Joo Eun berkata, “Karena aku pengacara, aku sadar situasi ini.” Young Ho bergumam, “Hukum memang lucu.” 


Joo Eun mengatakan kalau Young Ho sering menyelamatkannya dan akan mengembalikan jaket besok lalu Joo Eun pamit. Tapi Young Ho menyeret Joo Eun ke mobilnya, ternyata Woo Shik melihatnya. Soo Jin dirumahnya terlihat seperti menunggu seseorang, lalu meniup lilin dan minum-minum sendiri.


Dimobil Joo Eun menelpon Hyun Woo, Hyun Woo mengatakan kalau wajah ibunya memar. Joo Eun berkata, “Lagi....” Hyun Woo menambahkan kalau dia bilang terjatuh tapi pasti dia berbohong. Joo Eun mengatakan pada Young Ho kalau Hyun Woo akan menunggunya, lalu meyuruhnya berhenti didepan. Joo Eun memastikan mobil Young Ho sudah pergi, lalu ia masuk kesebuah motel. 


Tiba-tiba Young Ho datang, dan menyeret Joo Eun keluar. Joo Eun mengatakan ia malu pada Young Ho. Joo Eun mengatakan ia tidak mau pulang karena takut. Lalu Young Ho mengajak Joo Eun pergi ke dunia luar angkasa. Joo Eun mengira ke hotel seperti waktu itu. Wkekkeke.

Tentu Young Ho kaget dan berkata, “Kau mau tidur disana?” Joo Eun menyadari lalu berkata, “Dimana lagi dunia luar angkasaku?”

“Tidur diatap yang sama dengan pria sepertiku.” Sahut Young Ho


Sampai di rumah Young Ho, Young Ho memberikan selimut pada Joo Eun dan akan menjelaskan yang lainnya besok, lalu Young Ho pergi. Joo Eun berterimakasih. 

Tapi Young Ho malah berkata, “Jangan katakan tolong selamatkan aku lagi, aku sudah lelah malam ini dan mungkin tidak bisa menolongmu.” 

Setelah Young Ho pergi Joo Eun ambruk ke tempat tidur lalu menirukan gerakan tangan Young Ho. Ihihihiiii.


Young Ho ke kamarnya, lalu ia teringat dan menatap lututnya, Young Ho teringat lututnya menabrak tangga dan juga digunakan ketika melumpuhkan penguntit. Lalu Young Ho menempelkan alat pada kakinya, Young Ho terlihat khawatir.


Pagi-pagi Joo Eun membuat keributan, tentu team dokter masuk. Ternyata Joo Eun kakinya kram, keduanya akan membantu tapi Young Ho berkata, “Tunggu, tunggu..” Young Ho mengira Joo Eun malu keluar kamar, “tidak, kakiku benar-benar kram.” Sahut Joo Eun. Young Ho agak jail juga menyuruh memanggil Joo Eun pelatih. Akhirnya Young Ho menyuruh mereka membantu Joo Eun.

Diruang makan mereka membicarakan penguntit, Young Ho mengatakan kalau dia tidak ada Joo Eun sudah tamat. Joo Eun berkomentar kalau Young Ho suka memuji dirinya sendiri. Joo Eun tetep aja ya komentar makanannya, lalu Ji Woong memberikan secuil dagingnya. Ihiiiiihihihi.

Joo Eun minta garam, lalu Young Ho berkomentar kalau kami bukan warung pinggir jalan. Lalu Young Ho memberikan obat yang biasa diminum Joo Eun. Joo Eun berkomentar kalau yang berwarna pasti enak, lalu Young Ho memasukkan vitamin. Mungkin lhoo ya. 




Dan airnya pun berubah menjadi berwarna, Young Ho menyuruh Joo Eun meminumnya. 

Ji Woong kagum pada foto di hp Joo Eun. Mereka semua tidak percaya kalau itu Joo Eun. Joo Eun mengatakan kalau itu dia Daegu Venus.

Young Ho membandingkan lalu berkata, “Kalian memang mirip, apa kau punya bukti?”

“Lihat saja saat aku kurus nanti!” Seru Joo Eun.


Seperti biasa di lift Joo Eun dan Sek pasti jadi bahan tertawaan, Joo Eun berterima kasih karena Sek telah meminjamkan baju untuknya.


Young Ho di mobil teringat saat Joo Eun mengatakan kalau dia Daegu Venus dan memuji dirinya  saat latihan dan saat makan bersama tadi. Young Ho memegang lututnya, lalu menelpon Manajer Min dan mengatakan aku perlu wali untuk ke Daegu, Manajer Min menduga ada yang salah dengan kaki Young Ho. 

“Aku harus memastikan apakah ada yang salah atau tidak pada kakiku.” Sahut Young Ho. Lalu Manajer Min mengatakan ia akan menghubungi dokter dan mengabari Young Ho.


Joo Eun memberikan pesanan Min Joon pada Hyun Woo. Adik Joo Eun menyuruh Joo Eun mengajak ibunya tinggal bersama. Hyun Woo setuju agar Joo Eun menghubungi ibunya. 

Joo Eun merasa tidak nyaman tinggal disana karena dia tinggal tepat dibawah tenpat tinggal Joo Eun. Lalu Hyun Woo menyuruh adik Joo Eun memindahkan barang kakaknya, Joo Eun melarang dan mengatakan ia akan mencari cara lain. Hyun Woo pamit lalu berkata pada adik Joo Eun, “Tak usah menikah, kau pasti akan menyesal.”


Joo Eun memberikan tabungan. Hemm gak yakin tapi sepertinya sich tabungan. Joo Eun mengatakan kalau rumahnya terjual akan mengirimya lagi. Lalu adiknya mengatakan kalau ia sudah menetapkan tanggal dan akan mencari toko yang lokasinya bagus.


Woo Shik dimobil terlihat memikirkan sesuatu. Flashback, Woo Shik masuk ke kantor polisi berpapasan dengan penguntit, petugas mengenali Woo Shik sebagai Atlet renang. Woo Shik dan petugas meilhat cctv ketika waktu hujan penguntit tersebut mengikuti Joo Eun.



Penguntit ke rumah Joo Eun lagi membawa bunga, lalu Woo Shik melumpuhkan penguntit tersebut. Woo Shik memperingati penguntit agar tidak medekati Joo Eun. Ternyata penguntit tahu kalau Woo Shik dan Joo Eun sudah putus.


Soo Jin menatap sms dari Woo Shik yang mengatakan kalau hari ini tidak bisa bertemu. Lalu Soo Jin menelpon menyuruh Joo Eun keruangannya. Soo Jin menatap wajahnya di kaca. Flashback, Soo Jin heran kenapa Joo Eun menyuruhnya berdandan, “Kau lulus ujian dan sekarang semester akhir aku akan memberikan hadiah.” Sahut Joo Eun. Woo Shik datang, memberikan hadiah untuk Joo Eun dan untuk Soo Jin cokelat. Ternyata saat itu Joo Eun baru masuk kuliah, Woo Shik bergumam, “Kapan kau seperti dia?”
 
“Tunggu saja.” Sahut Joo Eun. Joo Eun berkomentar hadiah bajunya kok tertutup, “Kau ini, memangnya kau mau menunjukkan pada siapa tubuhmu itu?” seru Woo Shik. Seseorang datang, Joo Eun menjelaskan pada Soo Jin kalau dia pintar anak jurusan teknik. Lalu Joo Eun mengenalkan Soo Jin pada orang itu. 

Akhirnya Soo Jin dan pria tersebut ngobrol berdua. Pria tersebut mengatakan kalau ini pasti penolakan halus dari Joo Eun. Pria tersebut mengatakan kalau dia melakukan ini pada Soo Jin pasti karena kasian. Soo Jin menangis, “Bagaimana bisa.... dia setega ini padaku.”



Joo Eun menjelaskan pada Soo Jin ia tidak pernah mengambil kasus pemerkosaan atau sejenisnya. Soo Jin menyuruh Joo Eun menyelesaikannya, “Apa hanya karena kau tidak mengambilnya, kau adalah pengacara yang bersih?” Akhirnya Soo Jin menyuruh Joo Eun pergi. Soo Jin mengambil satu cokelat dilacinya lalu memakannya.


Joo Eun yang kesal memasukkan beberapa gula ke minumannya lalu tersengar suara Young Ho, “Tunggu, jika kau memakan semua gula itu tubuhmu akan hancur.”

“Astaga, apa suara itu berdengung lagi.” Lalu Joo Eun mengirup udara dari tanaman yang dibawa Ji Woong.


Joo Sung bertarung, Young Ho dan Ji Woong melihatnya. Young Ho ngobrol dengan seorang pria dan mengatakan kalau Joo Sung suka bertarung di kelas rendahan.


Joo Eun makan dengan makanan dietnya, Joo Eun memikirkan makanan yang enak-enak. Bayangan Young Ho menepis khayalan Joo Eun, “Lemak perut, penyakit dan resiko lainnya. Harus mengontrol makanan.” Joo Eun menepuk pipinya lalu bergumam apa ini efek dari diet.


Joo Eun menebak semua makanan yang dimakan Kliennya. Joo Eun diruangannya mengeluh kalau ia masih lapar. Joo Eun mengingat saat mereka tidak percaya itu fotonya lalu bergumam kalau ia tidak akan makan. Ihihihii.


Gadis itu lagi menyuruh Ji Woong pergi karena ia perlu bicara dengan Joo Sung.  Seperti biasa Ji Woong memanggilnya Yi Jin, lalu pergi. Gadis itu mengatakan kalau dia bukan Yi Jin. Lalu Ji Wong membuka kacamata dan membenarkan kalau dia pasti Yi Jin. Lalu Yi Jin meminta agar Ji Wong tidak menyebarkannya. Akhirnya Ji Woong pergi.

Joo Sung mengatakan kalau ia sudah setuju iklannya. Yi Jin mempertanyakan kenapa uang honor Joo Sung disumbangkan, karena mereka akan menganggap Yi Jin artis yang pelit. Yi Jin menambahkan jika mau kita melakukannya bersama, “Apa kita seakrab itu?” tanya Joo Sung. 

Lalu Yi Jin mengatakan ia juga akan ikut menyumbang dan memperingatkan Joo Sung agar tidak bicara pada wartawan. 

Yi Jin merasa aneh karena ia yakin Joo Sung anak yatim, kenapa menyumbangnya kepada organisasi ibu-ibu. Bahkan Yi Jin mengira kalau Joo Sung suka padanya, Joo Sung mengatakan ia tidak tertarik pada Yi Jin. Dan sekarang malah Yi Jin mengira kalau Joo Sung penyuka sesama jenis. Wkwkkwk.


Dir Choi, Nyonya Choi dan anaknya makan bersama, Dir Choi berkomentar kenapa ayahnya belum datang. Lalu Anak Nyonya Choi pamit ke kamar kecil. Dir Choi mengatakan kemungkinan Nenek Young Ho akan menunjuk Young Ho sebagai direktur. 

Dir Choi menambahkan mereka tidak menganggap Joon Young, karena Joon Young bukan keluarga inti. Karena Dir Kim adalah anak mertua Nenek Young Ho. Jadi maksudnya Nenek Young Ho adalah mertua Dir Kim. Putri satu-satunya Nenek Young Ho sudah meninggal. 

Nyonya Choi tidak peduli karena Young Ho adalah anak suaminya yang berarti juga cucu Nenek Young Ho.


Manajer Min melihat mereka bertiga, sedangkan Young Ho diruangan sebelah. Manager Min mengatakan kalau wanita yang dijodohkan Sun Young mungkin terlambat. Lalu Young Ho mengatakan kalau dia terlambat atau mungkin tidak datang. Young Ho pergi marah dan meninggalkan Manajer Min sambil membawa bunga.


Joo Eun sambil membawa koper dan bunga memesan kopi tapi ia bingung pilih-pilih. Young Ho datang dan mengatakan, “Buatkan dia pappermint yang hangat.” 

Joo Eun mengira itu bayangan, tapi ternyata itu bukan bayangan. Young Ho menyindir Joo Eun seperti akan pindahan. Joo Eun mengatakan ia akan keluar angkasa, dan menambahkan kalau Ji Woong mengijinkannya.


Joo Eun merasa aneh karena Young Ho memintanya membawakan bunganya. Young Ho beralasan itu pemberian orang yang spesial. Young Ho berkomentar kalau Joo Eun membawa bunga dari penguntit. Joo Eun mengatakan kalau Young Ho pasti senang karena bunganya dari orang spesial sedangkan dia dari penguntit. 

Young Ho ternyata membeli sprei dan selimut baru dengan alasan persiapan kalau nanti pacarnya datang.  Joo Eun memberi selamat karena skandal John Kim dengan Anna telah hilang. Joo Eun bertanya-bertanya ia akan dibawa kemana. “Menemui wanita idealku.” Sahut Young Ho.


Ternyata Joo Eun dibawa ke tempat latihan bela diri Jiu-Jitsu. Lalu mereka melihat orang yang sedang latihan bela diri tersebut.  Young Ho mengatakan ia akan mengajarkan Joo Eun teknik melindungi diri. Young Ho menyuruh Joo Eun menyerangnya, malah Joo Eun yang ambruk. Young Ho menyuruh menyerang lagi dan terjadilah ciuman tak terduga. 


Keduanya langsung kaget, Young Ho langsung menggulingkan badan Joo Eun. Dan menyuruh Joo Eun menguncinya dengan kaki Joo Eun. Joo Eun mengencangkannya, Young Ho menyuruh melepaskan tapi apa yang terjadi Joo Eun memajukan kakinya dan Young Ho ambruk di badan Joo Eun. Wkwkkwk. Dan akhirnya Joo Eun melepaskan Young Ho.

Dimobil Joo Eun bertanya apa tipe ideal Young Ho ahli bela diri, Young Ho mengatakan ia suka wanita yang kuat dan seksi. Young Ho menduga Joo Eun akan membahas ciuman.

Joo Eun mengalihkan pembicaraan dan mengatakan kalau bb turun 4,2Kg. Lalu Young Ho bergumam, “Daegu Venus.” Joo Eun berkomentar ia sudah lama tidak mendengarnya. Joo Eun dan Young Ho dikamar masing-masing sama-sama memikirkan tentang ciuman tak terduga. 


Joo Eun pagi-pagi sudah membuat sarapan dan memanggil semuanya, Joo Sung memberitahu kalau Young Ho pergi. Joo Eun teringat perkataan Young Ho untuk memakan obat teratur. Ternyata Young Ho pergi dengan Manajer Min ke Daegu. Manager Min menyuruh Young Ho duduk dibelakang, Young Ho mengatakan ia belum jadi direktur dan Manajer Min bukan supirnya. Manager Min menyuruh Young Ho mempertimbangkan wanita yang dijodohkan.

Joo Eun ditelpon memberitahu kalau berat badannya sudah turun banyak, “PD Go pergi Amerika untuk mencari John Kim?” Joo Eun berkata, ”Kapan kembalinya? kau mantan istrinya, sudahlah.” Joo Eun menutup telponnya. Joo Eun bergumam, “Bagaimana ini? Dia pergi kemana? Apa dia ke Amerika?”


Joo Eun sedang latihan, mendapat telpon dari Young Ho. Joo Eun berbohong dia lagi minum, telpon berdering sekarang vidio call. Wkwkkwkw. Young Ho menyuruh Joo Eun merekam saat Joo Eun latihan, dan menyuruhnya mengirimnya. Joo Eun menyakan apa Young Ho di Amerika, untuk melihat Anna. Joo Eun menyuruh Young Ho hati-hati karena mantan suami temannya PD Go  ke Amerika untuk mencari John Kim. Terdengar ketukan pintu, Young Ho berbohong kalau mungkin itu Anna.

Young Ho menurunkan kain yang digunkan untuk menutupi kalau dia ada di rs. Manajer Min masuk dan menyuruh Young Ho mengisi dokumen dan mengatakan kalau dokter akan datang besok.


Young Ho menjalani pemeriksaan, Manajer Min menunggunya diluar. Joo Eun mengirim sms kepada PD Go dan bertanya apa sudah menemukan John Kim, tetapi belum dibalas-balas.


Young Ho menerima vidio Joo Eun sedang latihan, Young Ho menjalani berbagai pemeriksaan. Young Ho menerima vidio Joo Eun latihan lagi, sampe miring-miring mengikuti gerakan Joo Eun. Joo Eun meminum obatnya setiap hari teratur.


Dokter mengatakan kalau ini penyakit langka, Osteosarcoma. Dan mengatakan kalau 99,9% sudah sembuh. Dokter bertanya tentang sakit yang sering dirasakan, Young Ho mengatakan mungkin hanya psikoneurosis sakitnya menyiksa. Dokter mengiyakan karena faktor psikologis ketakutan, karena sangat menyulitkan. Young Ho teringat, Flashback saat operasi dia merasa takut saat itu yang mengantar ayahnya dan Manager Min dan memaanggil-manggil ibunya. Bahkan saat itu Young Ho kecil mengatakan apa tidak bisa kalau dioperasi saat sudah besar nanti. Dokter mengatakan kalau Psikoneurosis belum ada obatnya, “Sampai aku mati, ketakutan itu tidak akan hilang.” Sahut Young Ho. 


Young Ho beristirahat di hotel terdekat, Young Ho mengirim pesan pada Joo Eun bahwa Anna ingin bersamanya lebih lama dan menyuruh Joo Eun melakukan latihan.


Akhirnya Young Ho pulang, Joo Eun sedang latihan. Young Ho menhampiri Joo Eun, Joo Eun kaget Young Ho mencoba menangkapnya tapi mereka berdua terjatuh. Young Ho memandangi Joo Eun yang ternyata memiliki lesung pipi. Lalu Young Ho berkata, “Aku tak pernah melihat ini sebelumnya?”

Komentar ;

Jadi inget You'are All Surrounded tentang penguntit juga di episode 3 , baru nonton juga drama ini cek blog Mb Fan yang duet sama Mb Dee membuat sinopsisnya.

Woo Shik apakah masih suka ma Joo Eun ya. Itu penguntit kayaknya beneran dech cowok yang pake kacamata, apa coba maksudnya masa lalu itu ditampilin. Aku kok mengira kalau Soo Jin cantiknya tidak alami ya, operasi plastik.

Itulah kakak adek aku suka hubungan Joo Eun dan adeknya. Tentang penyakit Young Ho terungkap, jangan sampe penyaktnya kambuh ya, soalnya Young Ho merasa sering kesakitan. Semoga aja hanya penyakit psikologis ya.

Dietnya yang harus dilakukan jaga pola makan ya, jangan terlalu banyak manis dan garam. Dan olahraga teratur apalagi kalau ditemenin abang Ji Sub ya.


1 comment:

  1. coba buka pedoman gizi seimbang mbak, hampir sama kok sama sarannya bang young ho hihihi
    thank you ^^

    ReplyDelete