Sunday, 28 October 2018

Sinopsis Heart Surgeons Episode 17





Soo Yeon menelepon lagi dan meminta catatan pasien. Ia melihat rekam medis dan mempertanyakan apa mereka akan mengoperasi pasien ini. Ia mencari informasi di internet tentang rs Haemin. Ia melihat daftar dokter, disana tertulis, “Kepala Kim Soon Yong Spesialis, Varises Vena.” Ia menghubungi rs Haemin, petugas mengatakan kalau mereka membenarkan menerima pasien aorta darurat. Namun mereka tidak bisa memberitahu siapa yang mengoperasi. Soo Yeon mempertanyakan seseorang yang hanya mengetahui varises vena melakukan operasi aorta darurat. Sun Young menghampiri Soo Yeon dan mengatakan kalau hanya Seok Han yang bisa mengoperasi ini. Dengan darah RH-, alasan yang bagus untuk mengatakan tidak ada darah. 


Soo Yeon datang ke rs Haemin dengan membawa darah. Soo Yeon masuk ke rs dan mempertanyakan kepada suster yang sedikit sibuk di mana Tae Soo. Suster itu mengatakan kalau Tae Soo masuk ruang operasi. Saat mereka mengoperasi ibu Chan Young, tiba-tiba terjadi pendarahan, dan disana tidak ada darah. Terjadi serangan jantung. Tae Soo berhasil menanganinya lalu meminta agar dilakukan CPR. Ternyata darah masih dalam perjalanan dan akan tiba 30 menit. Tiba-tiba Soo Yeon datang membawakan darah. Soo Yeon mengatakan kalau ia akan bersiap-siap. Saat Soo Yeon bersiap kondisi pasien kembali dan mereka menghentikan CPR. Woo Jin pamit karena sudah ada Soo Yeon yang akan membantu. Mereka mulai kembali mengoperasi ibu Chan Young.


Operasi selesai, mereka keluar dari ruang operasi. Tae Soo melihat Chan Young yang tertidur. Ia membangunkan Chan Young. Ia memberitahu kalau operasi berhasil. Tae Soo mengajak Chan Young melihat ibunya. 

Tae Soo membawakan minuman untuk Soo Yeon. Tae Soo berterima kasih karena Soo Yeon membawakan darahnya. Karena darurat kami tidak bisa menunggu darah. Ia mempertanyakan kenapa Soo Yeon yang membawa sendiri darahnya. Soo Yeon mengatakan kalau Seok Han tidak menerima pasien. Tae Soo mengatakan kalau belakangan ini kami menerima lebih banyak pasien yang dia tolak. Ia mempertanyakan Taesan tidak menerima pasien darurat lagi. Soo Yeon mengatakan kalau ini rs kecil, pasti tidak punya persediaan darah. Namun rs ini menerima pasien aorta, ia menduga Tae Soo di sini. Tae Soo mempertanyakan apa maksudnya aku gegabah. Soo Yeon mengatakan kalau sangat gegabah. Namun jika kamu mulai mengoperasi setelah menerima darah, itu akan terlambat. Terkadang ia berpikir kenekatan Tae Soo adalah pilihan yang tepat. Ia menambahkan kalau ia mencari-cari Tae Soo berulang kali. Ia ingin mengatakan kalau ia menyesal. Kamu sudah pergi saat ia siuman. Ia benar-benar minta maaf. Tae Soo mengatakan kalau itu sudah berlalu, ia meminta Soo Yeon melupakannya. Soo Yeon mengatakan mana mungkin lupa, ia tidak bisa dan begitu juga Tae Soo. Ia meminta Tae Soo mempertimbangkan kembali ke Taesan. Tae Soo mengatakan kalau ia suka tempat ia berada sekarang. Ia berharap orang-orang di Taesan tidak tahu ia ada di mana, termasuk Seok Han. Soo Yeon mengatakan kalau Taesan membutuhkan dokter seperti Tae Soo. Tae Soo meminta Soo Yeon berhati-hati mengemudi. Ia senang melihat Soo Yeon sehat. Ia menambahkan kalau ia tulus. 

Di mobil Soo Yeon teringat saat ia bicara dengan Woo Jin. Flashback, Soo Yeon mempertanyakan semua berusaha keras menemukannya, kenapa tidak memberitahu siapa pun. Woo Jin menjelaskan kalau kontraknya di Taesan tidak diperbaharui, pikirmu rs lain akan memperkerjakan Tae Soo. Selama ini dia mengoperasi di sini dan menerima pasien darurat. Setelah kehilangan ibunya, dia ingin melupakan segalanya lewat operasi. Soo Yeon mendapat telpon dari Seok Han. Ia tidak memberitahu Seok Han kalau ia menemui Tae Soo. Seok Han meminta agar ini tidak terulang lagi. Seok Han melihat bukti kalau Soo Yeon mengambil darah. 


Tae Soo kembali ke rumah, ia melihat Woo Jin dan Chan Young yang sudah tertidur. Ia membetulkan selimut mereka. Lalau Tae Soo keluar, ia membaca buku diary ibunya. Woo Jin keluar menghampiri Tae soo. Ia mengajak Tae Soo kembali ke Taesan karena cutinya akan habis juga Tae Soo harus mengoperasi di rs yang bagus. Hanya di Taesan kamu bisa mengoperasi sepuasnya. Ia merasa Soo Yeon berharap kamu kembali. Kamu bisa mengambil operasi yang ditolak Seok Han. Tae Soo mengatakan kalau ia suka situasinya yang sekarang. Wo Jin mengatakan agar Tae Soo berhenti berbohong. Tae Soo mendapat telpon dari pekerjaan paruh waktu lainnya.


Yoo Ri mempertanyakan kepada Eun Sook kalau Seok Han sepertinya tidak tertarik lagi mengoperasi. Dahulu dia tampak terobsesi dengan operasi. Namun kini dia tidak menerima kasus darurat dan menyerahkan semua operasi kepada Soo Yeon. Eun Sook menjelaskan kalau profesor selalu lebih fokus yang mengarah ke penelitian jika posisi mereka makin tinggi. Mereka memberikan kesempatan untuk juniornya. 


Soo Yeon kembali ke rs, dr. Moon meminta kembali ponselnya. Soo Yeon mengembalikan ponsel itu, ia juga minta maaf. Soo Yeon mengatakan kalau ia akan tidur di sini. Dong Joon berteriak mengatakan kalau ia akan tidur di rumah. Mari bersiap untuk operasi langsung besok. Ia menambahkan kalau ia menemukan semua artikelnya. Soo Yeon dikamar memikirkan kata-kata Tae Soo tadi. 

Tae Soo di ruang ganti. Ia mendengar rekannya membicarakan Seok Han yang akan melakukan operasi langsung. Ia langsung mencari informasi, ia melihat artikel tentang Seok Han yang akan melakukan operasi langsung.


Prof Koo dan dr. Moon ke ICU, mereka berkeliling memeriksa pasien. Joong Do mempertanyakan kepada Hyun Il kalau posisi kepala rs sudah kosong selama setahun. Hyun Il mempertanyakan siapa yang cocok untuk posisi itu. Joong Do mengatakan kalau pengalaman dan usia. Hyun Il mengatakan kalau usia tidak penting. Hyun Il mempertanyakan apa operasi langsung Seok Han sudah siap, Joong Do mengiyakan. 

Joong Do mengirim pesan kepada Jin Na agar meyakinkan kembali pasien Seok Han yang akan dioperasi secara langsung. 


Soo Yeon menghampiri pasiennya seorang perempuan remaja. Ia mengatakan kepada wali pasien kalau untungnya hasil operasi bagus. Semua hasil tesnya normal. Wali pasien berterima kasih. Soo Yeon juga berterima kasih karena mempercayainya serta mengizinkannya mengoperasi. Wali pasien mengatakan kalau ia mendengar Soo Yeon dioperasi jantung saat remaja. Ia mempercayai Soo Yeon karena itu. Soo Yeon mengatakan kalau pengobatan sudah lebih berkembang dibandingkan saat ia masih remaja. Ia yakin putri Anda akan tumbuh menjadi gadis yang sehat.

No comments:

Post a Comment