Wednesday, 21 November 2018

Sinopsis Heart Surgeons Episode 32



Soo Yeon menjelaskan kalau Min Sik tidak bisa lagi berada di daftar tunggu cangkok jantung. Karena pada catatannya sudah mendapatkannya. Woo Jin mempertanyakan kenapa Seok Han mengatakan operasinya lancar. Dong Joon mengatakan mereka akan berusaha mengoperasi bagaimanapun caranya. Woo Jin mengatakan kalau dia butuh jantung. Dong Joon mengatakan jika perlu, mereka akan membuat jantung. Woo Jin mengatakan kamu bercanda. Dong Joon mengatakan mungkin bukan candaan untuk Hyun Il dan Seok Han. 


Joong Do melaporkan kepada Hyun Il kalau mereka diam-diam menggunakan ruang operasi satu. Hyun Il mempertanyakan berapa orang yang bekerja sama. Joong Do mengatakan itu. Flashback, Joong Do kesal kepada anaknya Mi Ran dan mengatakan seharusnya Mi Ran memberitahunya. Mi Ran mempertanyakan kalau ia beri tahu apa ayahnya akan membantu. Joong Do mengatakan kalau Min Sik ada di urutan pertama. Mi Ran mempertanyakan apa ayahnya masih mempercayai Hyun Il. Apa yang Hyun Il lakukan untuk ayah. Bahkan ia tidak bisa bilang bahwa Joong Do ayahnya. Ia meminta ayahnya belajar dari Prof Koo. 
 


Joong Do mengatakan kepada Hyun Il apa ada yang disembunyikan. Mulai dari pengumuman palsu kesuksesan operasi Min Sik, ia merasa ini aneh. Jika Anda mendiskors mereka tanpa alasan yang layak, sekelompok dokter muda akan berkumpul untuk melawan. Hyun Il mengatakan kalau mereka mencuri jantung. Joong Do mengatakan bagaimana jika mereka tidak mencurinya. Ia akan menulusurinya. Ia pergi meninggalkan Hyun Il. 


Prof Koo mempertanyakan kamu melawan Hyun Il. Joong Do mengatakan kalau Mi Ran menyuruhnya belajar darimu. Prof Koo mengatakan kalau langkahnya kemarin memang berguna. Joong Do mengatakan kamu pasti tahu sesuatu karena menjegal Hyun Il. Prof Koo mengatakan kalau kita tidak perlu melindungi Hyun Il, melainkan Taesan. Rumah sakit tempat kita mencurahkan masa muda dan tempat anak kita bekerja. 

Hyun Il menghampiri Seok Han. Ia mengatakan jika tidak ada pasien mati otak, kita harus membuatnya. Ia memberikan berkas berisi daftar pasien yang tidak akan menimbulkan kecurigaan meskipun mereka mati otak. Ia meminta memeriksa daftar ini setelah konferensi pers berakhir. Setelah Hyun Il pergi ia mengambil pulpen di sakunya. Sepertinya pulpen itu alat perekam suara.
Di ruang ICU Yoon Seo akhirnya sadar. Diluar Soo Yeon dan Tae Soo berpapasan dengan Seok Han. Tae Soo memberitahu kalau Yoon Seo sudah sadar. Ia mempertanyakan apa Seok Han sungguh akan melakukan konferensi pers. Sebelum pergi, Seok Han meminta Tae Soo dan Soo Yeon tunggu sebentar. Seok Han melihat Yoon Seo dari luar ruangan. 

Seok Han dirungannya mendengarkan semua percakapan Hyun Il dan Min Sik di ruang rawat Min Sik. Seok Han bersiap akan melakukan Konferensi, namun Hyun Il meminta agar menemuinya. Namun ternyata ruangan itu kosong. Ia terkunci di rungan itu. Ternyata Hyun Il tahu ada alat penyadap di ruang rawat Min Sik. 

Hyun Il melakukan konferensi dan menyalahkan semuanya kepada Seok Han. Ia mengatakan kalau mereka telah ditipu oleh Seok Han. Terdengar semua rekaman suara yang direkam Seok Han. ternyata Tae Soo memutar itu. Semuanya terdengar di seluruh rs. Flashback, Seok Han menghampiri Soo Yeon dan Tae Soo lagi. Seok Han mengatakan katamu katakan yang sebenarnya saat waktunya tiba bukan. Ia meberikan salinan flashdisk semua rekaman. Bahkan Seok Han mengakui semuanya dalam rekaman itu. 


Soo Yeon dan Tae Soo membereskan ruangan Seok Han, mereka menemukan alat perekam. Tae Soo memutarnya.  Di rekaman suara itu Seok Han mengatakan kalau kalian mendengar ini, berarti ia sudah tidak di Taesan lagi. Ia minta maaf kepada Tae Soo dan Soo Yeon. Ia sudah lama ingin bekerja bersama kalian sebagai rekan dokter. Namun keputusanku yang buruk membawanya kemari. Jika mengingat kembali, ia sangat bahagia bisa mengenal kalian. Ia hidup dalam keputusasaan setelah kehilangan Yoo Bin. Jika bukan karena kalian berdua, ia tidak bisa tersenyum sekalipun. Jika bisa mengulang lagi, jelas pilihannya akan berbeda. Namun ia sudah berbuat jauh sekarang. Jika bertemu lagi, ia akan mentraktir kalian minum. 


= Satu tahun kemudian =

Joong Do menghampiri Prof Koo. Ia memanggil Prof Koo dengan sebutan kepala rs. Ia memberikan berkas dan mengatakan butuh persetujuan Prof Koo. Ia mempertanyakan kamu belum mendengar kabar dari Seok Han. Prof Koo mengatakan setelah dibebaskan dari masa percobaan, ia meneleponnya namun tidak ada jawaban. 


dr. Moon sedang menjelaskan rekam medis pasien kepada Ye Rin. Mi Ran berkomentar dr. Moon tidak menjadi dokter Kesehatan Masyarakat, Ye Rin datang ke Torakoplastik. Lalu dr. Moon berkomentar tidak boleh ada dua ahli Torakoplastik yang satu keluarga. Ye Rin mengatakan kalau ia tahu. Mereka salah tingkah. Mi Ran berkomentar kalau tidak boleh pula dua orang yang sekeluarga bekerja di ICU yang sama. Ia menunjukkan cincin di tangannya. Sun Young memukul Mi Ran. Ia tertawa keras.


Yoon Seo kontrol ke Soo Yeon ditemani ibunya. Soo Yeon memeriksa Yoon Seo. Tiba-tiba Tae Soo datang ke ruangan mereka karena ia mendengar kalau Yoon Seo akan datang.


Tae Soo dan Soo Yeon berpapasan dengan Jae Myung. Jae Myung mempertanyakan tentang Yoon Seo yang datang untuk kontrol. Soo Yeon mengatakan kalau ia senang karena Yoon Seo tampak sangat riang. Jae Myung mengatakan kalau Seok Han juga pasti penasaran. 


Seok Han mengajak anak-anak kecil makan bersama. Ia mengantar anak-anak kembali ke gereja. Suster mengatakan ia berterima kasih kepada Seok Han karena selalu datang untuk memeriksa kesehatan mereka dan menghabiskan waktu bersama mereka. Seok Han mengatakan tidak usah terima kasih, ia akan kembali bulan depan. 

= Klinik Haewon =

Tae Soo keluar dari klinik tersebut. Seok Han kembali ke klinik. Ia menemukan alat perekam di mejanya. Terdengar suara Tae Soo. Tae Soo mengatakan kalau semuanya menunggu Seok Han. pembangunan pusat kardiologi pediatri yang Anda inginkan akan segera dimulai. Kami tidak bisa menjalankan pusat itu sendirian. Ia meminta Seok Han kembali. 


Ji Na menghampiri Dong Joon dan mempertanyakan kamu ingin aku membaca EKG. Ji Na melihatnya, namun ia merasa tidak ada masalah. Dong Joon mengatakan kalau pasien terus mengatakan jantungnya berdebar dan terasa geli. Ji Na mempertanyakan di mana pasiennya. Dong Joon mengatakan kalau Ji Na sedang melihatnya sekarang. Bisakah kamu menyembuhkanku. Ji Na kesal karena ia sedang sibuk. Dong Joon mempertanyakan kenapa kamu terus menolakku. Ji Na pergi, Dong Joon mengejarnya. Dong Joon terus menggoda Ji Na. 


Tae Soo mengatakan kepada tim operasi kalau pasien tripel-A akan tiba dalam sepuluh menit. Di ambulance, dokter mengatakan kalau tiba-tiba tekanan darahnya menurun. Tae Soo mengatakan itu serangan jantung, ia meminta agar bedah pasien dan menagani aortanya dulu. Kamu di Torakoplastik bukan, kamu bisa melakukannya. Dokter mengambil pisau bedah, ia mengatakan tidak bisa melakukannya. Tae Soo mengatakan kalau ia bisa melakukannya maka kamu juga bisa.


Soo Yeon sedang mengoperasi.  Ia meminta dr. Moon dan Ye Rin menyelesaikannya. Soo Yeon menghampiri Tae Soo. Tae Soo mengatakan ini serangan jantung. Di ambulance, dokter berhasil melakukannya. Tae Soo dan Soo Yeon mendengarnya. Tae Soo meminta Soo Yeon bersiap. 

Ketika Soo Yeon dan Tae Soo cuci tangan, ada pasien operasi yang mengalami fibrilasi ventrikel. Soo Yeon mempertanyakan kepada Tae Soo apa ada dokter yang senggang. Tiba-tiba Seok Han datang dan mempertanyakan bagaimana pasiennya. Tae Soo menjelaskan kondisi pasien kepada Seok Han.


Di ruang operasi, Tae Soo mengatakan kalau ia akan membantu. Seok Han mengatakan tidak, kamu yang memimpin operasi. Soo Yeon yang sudah selesai menangani pasien masuk ke ruang operasi. Ia mengatakan kalau ia juga akan membantu. Tae Soo mengatakan kalau ia akan memulai operasi. 

Komentar:

Ending yang manis untuk semua......

No comments:

Post a Comment