Monday, 17 December 2018

Sinopsis Less than Evil Episode 8



Moon Ki menghampiri Dong Yoon di rs yang sedang mengawasi Hyung Min. Ia minta maaf karena terlambat. Ia meminta Dong Yoon tidur dan kembali setelah makan. Ketika Dong Yoon membuka pintu, tiba-tiba wartawan muncul dan mempertanyakan apa Hyung Min mengaku membunuh Soo Ah dan Yeo Wool juga mempertanyakan Tae Seok yang mencoba membunuhnya. Hyung Min mengatakan kepada wartawan kalau Tae Seok menjebaknya. Dia merekayasa bukti dan mendorongnya. Dia mau ia mati agar tidak bisa angkat bicara. Jika dia mengaku, ia akan membeberkan kenyataan soal Soo Ah dan Yeo Wool. Baru saat itulah kalian bisa mengetahui Man Soo tidak bersalah. 


Di atap Doo Jin meminta agar Tae Seok tidak mempercayai Hyung Min. Dia tidak akan membeberkan apa pun meski kamu mengaku. Man Soo juga sudah mati, lupakan soal dia. Tae Seok mengatakan tiga belas tahun silam ia hanya menyaksikan selagi mereka menangkapnya. Ia mencari pembenaran dengan bilang ia tidak berdaya. Tapi kamu juga tahu ada hal yang bisa ia lakukan. Ia hanya terlalu egois untuk melakukannya. 

Doo Jin mengatakan kamu tidak bersikap egois. Siapa pun akan melakukan hal serupa. Tahukah kamu alasan sebesar apa pun upayaku, ia akan tetap berada di situasi yang sama. ia bilang pada dirinya ia akan membuat pilihan berbeda jika bisa mengembalikan waktu. Tapi meski kembali ke masa itu, ia pasti hanya memikirkan dirinya. Lalu pada akhirnya, pilihannya tetap sama.  Flashback, Tae Seok mengarahkan Choon Man ke tempat lain. Ia mengembalikan gantungan nama itu kepada Yeo Wool. 

Tae Seok mengatakan karena tetap memilih keputusan yang sama, ia terus berjalan di tempat. Jika mau terbebas dari itu, ia harus mengambil pilihan berbeda. Doo Jin mempertanyakan apa rencana Ttae Seok. Tae Seok mengatakan besok, ia akan memanggil media. Ia meminta Doo Jin menjaga anak buahnya. Doo Jin mengatakan ia akan menghentikannya bagaimanapun caranya. Ia pergi meninggalkan Tae Seok.


Para media sudah berkumpul untuk preskon Tae Seok, termasuk Sun Jae. Tiba-tiba Sun Jae mengangkat  telepon. Ia meminta semua pergi karena Yoo Jin akan datang. Mereka pergi meningglkan tempat preskon. Ketika Tae Seok keluar, semuanya sudah pergi. 


Hyung Min di rs, Sun Jae menemuinya dan pura-pura menjadi dokter. Terlihat Moon Ki tergeletak di kursi. Sun Jae meminta agar Hyung Min tidak mengganggu Tae Seok. Hyung Min mempertanyakan siapa kamu. Sun Jae menngatakan kalau ia adalah Yeo Wool. Hyung Min mengatakan bohong. Sun Jae mengatakan kalau ia mengalami kecelakaan. Lukanya sangat parah sehingga ia harus menjalani bedah plastik. Ia bahkan menjalani hemisferektomi. Yang artinya separuh dirinya hilang. Berkat itu ia tidak ingat alasanmu membunuh ibuku. Ia mempertanyakan kenapa membunuh ibunya. 

Hyung Min mengatakan kamu pemberani, dulu kamu bahkan tidak bisa menatap matanya. Kamu bersumpah tidak menyaksikan apa pun. Ia kan jujur, ibumu Tae Seok yang membunuhnya. Sun Jae mengancam Hyung Min dengan tusuk konde yang dibawanya. Ia mengatakan kalau ia tahu persis seperti apa Tae Seok, jangan menipuku. 

Hyung Min mengatakan Soo Ah yang ia bunuh 13 tahun lalu. Kamu menyaksikan itu dan memberitahu Tae Seok. Dia memanggil kita berdua untuk pemeriksaan silang. Dia tetap menyeretmu meski kamu bilang tidak mau. Sun Jae mengatakan lantas Tae Seok tidak tahu kamu orang seperti apa. 

Hyung Min mengatakan tentu saja dia tahu, tapi dia dibutakan oleh penghargaan. Dia jelas tahu akibatnya jika membawa ia ke sana, tapi tetap melakukannya. Jadi ibumu memang dibunuh oleh Tae Seok. Sun Jae mengancam Hyung Min lagi. Hyung Min mengatakan Tae seok tidak memberitahu ini bukan. Menurutmu kenapa begitu. Padahal ada banyak kesempatan untuk memberitahumu. 


Yoo Jin membuat keonaran di stasiun kereta api. Tae Seok dan petugas lain datang dan mengepungnya. Yoo Jin mengangkat kedua tangannya, namun ia memperlihatkan sesuatu di balik mantelnya. Terliat ada rompi bom. Petugas mengatakan pengalih yang dia pegang itu sama seperti granat. Jika dia ditembak dan pengalih itu lepas darinya, itu akan langsung meledak. Yoo Jin berkata," Choon Man, bawakan dia." Yoo Jin akhirnya berjalan melawati para petugas polisi. Ia menatap Tae Seok dengan tajam. Mereka mengejar Yoo Jin. Tae Seok mengatakan kepada petugas kalian akan melumpuhkannya, masih ada warga sipil di sekitar sini. Petugas mengatakan kalau Yoo Jin sedang menuju kantor kepolisian. Jika meledakkan di sana akan lebih banyak korban. Tae Seok mengatakan kamu mengorbankan para warga demi keuntungan polisi. 

Tae Seok mengikuti Yoo Jin, ia meminta petugas berhenti. Ia mengatakan kepada Tae Seok kalau ia punya barang Man Soo. Ia meminta Yoo Jin mengikutinya. Mereka masuk ke dalam truk. Petugas di luar truk bersiap menembak. 


Tae Seok memperlihatkan gambar Man Soo. Ia mengatakan agar Yoo Jin tetap hidup. Tae Seok mengancam akan membakar gambar. Ia mengatakan tukar gambar ini dengan rompi peledak yang dipakai Yoo Jin. Yoo Jin melepaskan rompi itu dan meletakkannya di bawah. Tae Seok akan mengambil rompi itu, namun Yoo Jin menyerangnya. Ia merebut gambar itu dari tangan Tae Seok.


Tae Seok mengatakan jika kamu keluar sekarang kamu mati, ia meminta Yoo Jin berhenti. Yoo Jin menatap foto itu, lalu mengarahkan pistol ke arah Tae Seok. Tae Seok mengatakan kode di antara L dan R, delapan. Tae Seok menangis. Yoo Jin sadar, terdengar suara tembakan berkali-kali menembus truk dan mengenai Yoo Jin. Tae Seok menghampiri Yoo Jin yang tertembak. Ia menutup mata Yoo Jin. Ia tidak tahan menahan tangisnya, air mata keluar menjelaskan kesedihannya. Ia keluar dari truk itu. Choon Man dan lainnya melihat kejadian itu dari tempat lain. 

Hae Joon melihat berita itu, ia sedih. Sun Jae datang menemui Hae Joon. Hae Joon mempertanyakan siapa kamu. Sun Jae berkomentar sebelumnya kamu bahkan tidak sanggup membuka mulut. Ia menunjukkan tusuk konde dan mengancam Hae Joon. Ia mengatakan kalau ia adalah Yeo Wool.
Hae Joon mengatakan ia pikir kamu sudah mati. Sun Jae mengatakan kalau Hyung Min mengatakan hal aneh tentang Tae Seok. Tiga belas tahun lalu Yeo Wool melihat Hyung Min membunuh seseorang, dia memberitahu Tae Seok karena mempercayainya. Tapi terbutakan ambisinya demi jabatan, dia memberitahu Hyung Min mengenai Yeo Wool. Karena itu Yeo Wool dan ibunya dibunuh. Ia mempertanyakan tentang itu kepada Hae Joon. 

Hae Joon mengatakan entah apa alasanmu pura-pura menjadi Yeo Wool, ia meminta Sun Jae pergi. jangan pernah muncul di hadapanku lagi. Jika mengusikku lagi, ia tidak akan tinggal diam. Sun Jae mengatakan jika memprovokasinya, kamu akan menyesal. Petugas datang, Sun Jae mengatakan berarti ia harus bertanya langsung. Ia pergi dari ruangan Hae Joon.


Ka Young melihat Moon Ki yang terkapar di kursi. Hyung Min mempertanyakan kalian sudah menangkap Yoo Jin. Ka Young mengatakan kalau dia sudah mati. Ia meminta agar jangan mengecoh Tae Seok dengan memanfaatkan mereka. Hyung Min mengatakan sayang sekali, mereka umpan yang cukup ampuh. Hyung Min mempertanyakan menurutmu berapa banyak yang ia bunuh, jumlah resminya tujuh. Namun sebenarnya 32, ia meminta agar dipanggilkan Choon Man. 

Choon Man menemui Hyung Min. Hyung Min mempertanyakan kamu apakan KTP yang diambil di rumahku, kamu membakarnya. Ia susah payah mengumpulkannya. Choon Man meminta agar petugas menutup pintunya. 


Hyung Min mengatakan tidak ada bedanya ia membunuh berapa pun. Namun jika Soo Ah dan Yeo Wool ada di antara yang ia bunuh, kamu akan terkena masalah. Mereka akan tahu kamu merusak bukti dan menyiksa Man Soo. Pikirmu semua akan beres begitu Man Soo dan Yoo Jin mati. 

Choon Man mengatakan siapa yang akan percaya omongan pembunuh. Hyung Min mengatakan orang-orang akan percaya jika pembunuh bilang dia membunuh. Pisau yang ia gunakan untuk membunuh Soo Ah ujungnya bengkok bukan. Saat ia menikam tulang selangka di bawah sisi kanan lehernya, pisaunya terhalang tulang karena jalang itu terus bergerak. Saat ia tarik pisaunya, ia melihat segumpal lemak itu terurai di pisaunya. Baru kali itu ia melihat lemak manusia. 

Ia menambahkan berniat membuka lembaran baru begitu membeberkan kebenarannya. Kita menginginkan hal yang sama. ia menghilang dari sini, jadi kamu harus membantuku. Seperti saat itu.

Ka Young dan Dong Yoon mencari Hyung Min yang menghilang. mereka melihat ambulance yang mencurigakan, mereka mereka memeriksa dan membiarkan ambulance itu pergi. Terlihat di dalam ambulance Hyung Min memotong kantong dengan cutter. Ia keluar dari kantong itu. Di jalan terlihat sopir ambulance tergeletak dan berdarah. Ambulence melaju kembali.

Hyung Min menelepon Tae Seok dan mengatakan ia sudah boleh keluar. Ia mengatakan tidak boleh ke penjara karena ada yang belum ia selesaikan. Kali ini ia pasti akan menyelesaikannya. Hyung Min ternyata yang mengendarai ambulance tersebut. 


Tae Seok segera meluncur, sedangkan Hae Joon mengambil hpnya dan meminta Tae Seok cepat. Bel rumahnya berbunyi, namun yang datang Hyung Min. Hyung Min menusuk Hae Joon. Ia terus menusuk Hae Joon dengan brutal.


Tae Seok sampai di sebuah rumah, sepertinya rumah Sun Jae. Namun rumah itu kosong. Tae Seok mendapat telepon dari Hae Joon yang memintanya jangan datang. Ia mengatakan tidak menyesal bertemu dengan Tae Seok. Itu buka salah kamu, Tae Seok. Lupakan segalanya, ia merindukan Tae Seok. Mulut Hae Joon mengeluarkan darah. Hyung Min mengambil kartu identitas milik Hae Joon. Ia menutup telepon Hae Joon. Tae Seok berteriak Hae Joon......

Komentar:

Makin kesini psikopatnya ini lhoooo.....

Sinopsis Less than Evil Episode 7

Hyung Min mengatakan kamu mungkin mengira semua berakhir setelah membunuhku. Tunggu saja, ia akan memastikan kamu tersiksa. Apakah Dong Yoon, ia juga akan menghukumnya karena membantumu. Kenapa kamu melakukan hal tidak berguna seperti itu. Ia akan membunuh gadis yang tidak ada hubungannya dengan Tae Seok. Tapi kamu menghabiskan waktu hidupmu untuk hal itu. Sun Jae datang dari balik tirai dan berkata, “kamu membicarakanku?”


Sun Jae mengatakan jika mau hidup lebih lama meski hanya sedetik bicaralah. Ia mempertanyakan kenapa membunuh ibunya. Hyung Min tidak paham maksud Sun Jae. Sun Jae mengatakan Nan Hee. Hyung Min mempertanyakan siapa dia. Sun Jae mengatakan setidaknya kamu harus ingat nama orang-orang yang kamu bunuh. Setidaknya lakukan itu jika kamu pembunuh. 

Tae Seok mengajak Sun Jae pergi, Sun Jae menolak. Ia mengatakan harus tahu kenapa dia membunuh ibunya. Hyung Min mempertanyakan siapa kamu. Ketika Sun Jae menyebutkan Yeo Wool, Tae Seok membunyikan bel bantuan dari ruang rawat Hyung Min.


Doo Jin mengatakan kepada Tae Seok kalau sekeras apa pun usahamu, kamu tidak bisa menghentikannya begitu dia menemui pengacara. Tae Seok mengatakan yang penting adalah memenjarakannya, kita pikirkan hal lainnya setelah itu. Selain itu ayahnya Yoo Jin adalah Man Soo. Yoo Jin membunuh petugas polisi sebagai pembalasan dendam. Doo Jin mengatakan ini membuatnya gila. Bagaimana bisa semua ini terjadi bersamaan. Tae Seok mengatakan Yeo Wool dan Jang Seon Ho kembali. Putra Man Soo juga berusaha menghukum kita. Meski sudah berusaha keras, ia tetap bermimpi buruk. Rasanya ia terjebak dalam satu masa. Doo Jin mengatakan kita akan menangkap Yoo Jin, melepaskan Man Soo dan memenjarakan Hyung Min. 


Hyung Min mempertanyakan kepada Dong Yoon kamu takut padaku. Dong Yoon mengatakan kamu sudah membunuh tujuh orang. Kamu tampak tidak normal. Hyung Min berkomentar tujuh, bukankah kalian memeriksa rumahku. Dong Yoon mengatakan kalau kami sudah memeriksa semuanya. Hyung Min heran dan mempertanyakan lagi apa kamu yakin. Pengacara Hyung Min bernama Nam Gi datang. 


Sun Jae menghampiri Tae Seok. Tae Seok mempertanyakan apa yang terjadi kepada Hyung Min. Sun Jae mengatakan dia bukan koma tetapi diberi anestesi. Dia langsung siuman setelah ia beri penangkal. Banyak yang akan terkena masalah jika Hyung Min siuman. Sun Jae menunjukkan bukti kartu identitas Yeo Wool. Ia mengatakan kalau ini dari tempat Hyung Min. Mungkin dia menyimpannya usai membunuhku seperti trofi. Ia mempertanyakan kamu membunuh Hyung Min. 

Tae Seok mengatakan tidak. Sun Jae mengatakan kamu membalaskan dendamku. Tae Seok meminta jangan menemui Hyung Min, dia pria menakutkan. Sun Jae mengatakan ia harus membalaskan dendamku. Tae Seok meminta lupakan saja, kamu tidak pernah ingat pernah marah atau terluka karena dia. Jika tidak ingat apa pun, untuk apa membalas dendam. Sun Jae mengatakan membalas dendam adalah motif terbaik dalam pembunuhan. Ia butuh alasan bagus untuk membunuh seseorang agar tidak terlihat seperti monster. 

Tae Seok mengatakan yang membunuh orang lain adalah monster, jangan bunuh dia. Sun Jae mempertanyakan jika ia bersikeras. Tae Seok mengatakan ia akan menghentikanmu. Ia tidak ingin Yeo Wool dipenjara. Sun Jae mempertanyakan jadi kamu menghentikanku jika ia membunuh seseorang. Maka ia harus membunuh seseorang tiap ingin melihat Tae Seok, kita akan sering bertemu. 

Yoo Jin berjalan, ia berpapasan dengan polisi. Polisi yang mencurigai Yoo Jin langsung menghampirinya. Yo Jin langsung mendorong polisi tersebut. Polisi itu mengejar, namun tiba-tiba Yoo Jin menghilang. Yoo Jin tiba-tiba menyergap polisi itu dari belakang.

Yoo Jin di tempat persembunyiannya. Choon Man mendapat kabar kalau ponsel Yoo Jin terlacak. Mereka segera menyergap ruangan itu, namun tidak ada tanda-tanda terlihat Yoo Jin. Petugas menerobos masuk ruangan itu. Mereka melihat jejak darah, namun yang mereka temukan bom. Bom itu meledak. Choon Man melihat kejadian itu dari luar. Yoo Jin menghampiri seorang polisi, ia menyandra polisi tersebut. 


Ka Young menampilkan sebuah vidio, Dong Yoon dan Moon Ki melihatnya. Vidio itu memperlihatkan Yoo Jin menyandera seorang polisi. Dalam vidio itu Yoo Jin mengatakan, “Tiga belas tahun lalu, kalian berkonspirasi dan menuduh Song Man Soo bersalah, aku putranya. Ayahku dijebak atas pembunuhan Kwon Soo Ah dan Bae Yeo Wool. Kalian membuatnya terlihat seperti pembunuhan brutal. Sejak hari dia ditangkap, aku sudah mengatakan berkali-kali bahwa pelaku aslinya Hyung Min. Tapi kalian tidak ada yang mendengarkanku.” Ia menunjukkan gambar Hyung Min. Ia menambahkan kalau ini wajah Hyung Min, si pembunuh berantai. Ia meminta agar ayahnya dibebaskan. Jika tidak ia akan membunuh semua polisi. Vidio itu live tersebar di penjuru kota.

Nam Gi yang merupakan pengacara Hyung Min mengatakan kalau kita harus mengumumkan perbuatan Tae Seok kepada publik. Hyung Min mengatakan dia tidak akan peduli jika kita melakukan itu. Dia bisa menyangkalnya dengan mudah. Nam Gi mengatakan tapi kita harus melakukan itu. Hyung Min mempertanyakan kamu pernah mengebom sesuatu. Saat kamu mengebom sesuatu, ketepatan waktunya paling penting. Kamu harus mengincar waktu terbaik untuk membunuh paling banyak orang dengan cara paling brutal. 


Tae Seok mengatakan kalau Yoo Jin hanya bisa dihentikan oleh ayahnya. Kalian mau mengorbankan tim pasukan yang disandera. Jung Woo menentangnya. Namun Choon Man mengatakan agar mendengarkan Tae Seok. Banyak petugas kita yang kehilangan nyawanya. Melepaskan seseorang yang dihukum seumur hidup atau dihukum mati, kita harus fokus menyelamatkan sandera dahulu. 


Hae Joon mengatakan kepada Tae Seok kalau Man Soo tidak mempercayai polisi. Dahulu dia pernah disiksa sampai ketakutan tiap kali melihat seragam. Dia enggan mendengarkan, apalagi mempercayai perkataanmu. Tae Seok mengatakan kamu tidak perlu membantuku. Hae Joon mengatakan kalau ia pengacara Man Soo. Ia berusaha maksimal selama tiga tahun, mengajukan petisi sidang ulang demi membuktikan dia tidak bersalah. Tapi dia tetap dipenjara. Jika ia bicara dengannya, setidaknya dia mau mendengarkan. 


Hee Joon dan Tae Seok menemui Man Soo. Tae Seok minta maaf karena Man Soo harus dipenjara secara tidak adil selama 13 tahun. Man Soo mempertanyakan untuk apa minta maaf sekarang. Kamu meminta agar ia menghentikan anaknya agar bisa menyelamatkan beberapa petugasmu bukan. Kalian tidak tahu cara meminta maaf saat membutuhkan sesuatu. 

Tae Seok mengatakan dalam kasus ini, Yoo Jin bisa saja bunuh diri atau dibunuh polisi. Ia meminta agar membujuk Yoo Jin melepaskan sandera dan menyerahkan diri. Ia akan melakukan apa pun untuk melindunginya. Man Soo mempertanyakan kamu sungguh akan membiarkannya hidup meski dia telah membunuh banyak petugas polisi. Jangan berbohong kepadaku. Mungkin ia di sini karena bodoh, tapi putranya berbeda. Dia akan kabur sendiri dan hidup bahagia. 

Hae Joon mengatakan dia selalu bicara dengan kesungguhan. Percayalah kepadanya dan bujuk Yoo Jin untuk menyerahkan diri. Man Soo mengatakan ia meninggalkannya selama 13 tahun, kamu pikir dia mau mendengarkanku. Tae Seok mengatakan jika selama ini belum bisa melakukan apa-apa, lakukanlah di masa depan. Yang penting kamu masih punya keluarga untuk dilindungi. Bagaimana jika putramu mati. Bagaimana dengan penyesalanmu nanti karena tidak bisa melakukan apa-apa. Man Soo mempertanyakan sungguh kamu akan memaafkan putraku. Tae Seok mengatakan ia berjanji. 


Man Soo keluar dari penjara dengan pengawalan. Hae Joon mengatakan ia tidak menyangka Tae Seok berpikir seperti itu, “yang penting kamu masih punya keluarga untuk dilindungi.” Tae Seok mengatakan ia membicarakanmu. Ia ingin menemani Hae Joon, namun kamu bilang kita sudah bukan keluarga. Ia tidak bisa apa-apa. Hae Joon merapikan kerah Tae Seok. Ia memberikan buku gambar yang dibuat Man Soo. Ia menambahkan ini mungkin bisa membantu saat kamu saat membujuk Yoo Jin. 

Tae Seok masuk ke mobil untuk mengantar Man Soo menemui anaknya. Di mobil Tae Seok mengatakan kepada Man Soo setelah ini berakhir Hae Joon akan mengajukan sidang ulang. Man Soo mempertanyakan apa kamu tahu hal pertama yang ia relakan setelah dipenjara, harapan. Tae Seok mengatakan memski begitu, masih ada keajaiban. Ia punya bukti kalau kamu tidak bersalah. Ia akan membantu Man Soo sampai akhir. Jadi kamu harus mendapatkan sidang ulang dan kompensasi. Serta hidup normal seperti orang lain. 

Mereka sampai di TKP, di sana ternyata ada Choon Man. Man Soo kesal melihat Choon Man. Choon Man meminta agar Man Soo dilepaskan. Namun Tae Seok mengambil borgol satunya dan diletakkan di tangannya. Tae Seok dan Man Soo berjalan, Man Soo memanggil anaknya dengan dengan pengeras suara.

Yoo Jin memanggil ayahnya, Tae Seok dan Man Soo menghampiri Yoo Jin. Man Soo memegang pipi Yoo Jin lalu memeluk anaknya. Tangis haru pertemuan mereka setelah 13 tahun pecah. Man Soo meminta agar melepaskan mereka. Yoo Jin mengatakan kalau mereka harus merasakan sakit yang sama sepertiku. Man Soo mengatakan kepada Yoo Jin kalau Tae Seok punya bukti ia tidak bersalah. Kini ia ingin berusaha maksimal dan berjuang. Ia memohon agar Yoo Jin menyerahkan diri. Kamu harus melihat ia dibebaskan. Jika kamu mati di sini, ia tidak akan bisa hidup. 

Terlihat ada bom, dan itu mengeluarkan asap, Yoo Jin membawa kabur ayahnya. Tae Seok mengejarnya dan memintanya jangan kabur. Tiba-tiba ada suara tembakan, Choon Man menembak Man Soo. 


Tae Seok memukul Choon Man, sedangkan Yoo Jin berhasil kabur. Tae Seok mengejar Yoo Jin, namun ia gagal Yoo Jin berhasil kabur. Choon Man menghampiri Tae Seok. Ia menodongkan pistol ke arah Tae Seok. Tae Seok mempertanyakan ini alasan kamu setuju membawa Man Soo ke sini, agar pembunuhanmu legal. Pria tidak bersalah dipenjara karena kamu selama 13 tahun, kamu tidak merasa bersalah. Haruskah kamu membunuhnya. Choon Man mengatakan omong kosong apa itu. ia mengincar Yoo Jin. Man Soo menghalanginya demi menyelamatkan putranya. Tae Seok mengatakan kamu menembak punggungnya padahal dia tidak bergerak. Serta tidak ada yang melihatmu di sana. Mungkin pikirmu tidak bersalah meski ada yang tewas. Tidak ada orang yang waras yang mau menjadikanmu musuh. Tapi kamu, ada orang gila yang mau. Chhon Man mengatakan kamu mau menyombongkan itu. Dia menembak dan membunuh rekan-rekanmu. Bisa-bisanya kamu memihak monster itu. Tae Seok mengatakan kamu menciptakan monster itu, jadi hadapi konsekuensinya. Setelah mereka memulai penyelidikan, ia akan membuat pernyataan jelas. Ia akan katakan kamu membunuh Man Soo. Itu bukan pertahanan diri, sudah jelas itu pembunuhan. Tae Seok pergi meninggalkan Choon Man.