Saturday, 2 November 2019

Sinopsis Doctor Prisoner Episode 28


Rekan Ui Sik mengatakan kalau ini tidak seperti rs yang bisa dibiayai oleh mantan istri dokter penjara yang hanya mendapat 30 persen gaji. So Geum mengatakan pasti ada cerita di balik ini. Mereka menetap seorang wanita yang duduk di kursi roda. So Geum mengatakan kalau ia rasa dia ada di sana. 


So Geum menyapa Jin Gyung. Ia memperkenalkan diri sebagai rekan dari Young Cheol. Jin Gyung mengatakan bisakah kamu menyuruhnya berhenti. Ia tidak perlu diobati di tempat seperti ini. Suruhlah dia berhenti mengirimku uang, melupakan semuanya dan melanjutkan hidup. Rekan Ui Sik mempertanyakan selama ini dia mengirimu uang secara rutin. So Geum mengatakan dia membutuhkan bantuan Anda. Bisakah Anda menceritakan dengan lebih detail. 

Ui Sik mengatakan kepada Jung Hee kalau ia akan membawa ini. Jung Hee turun dari mobil mempertanyakan kamu yakin bisa menangkap seseorang seperti Jae Joon. Ui Sik mengatakan ia digaji untuk menangkap orang-orang seperti dia. Ia mempertanyakan kalau soal pria yang bernama Pak Park, siapa nama lengkapnya. Jung Hee mempertanyakan kenapa, kamu mau membersihkan namaku. Ui Sik mengatakan ia akan mencari tahu kamu dijebak atau tidak setelah penyelidikan. Katakan saja siapa namanya. Jung Hee mengatakan dia adalah. Tiba-tiba wartawan datang, Ui Sik melindungi Jung Hee dengan melepaskan jas yang ia pakai. 


Atasan Ui Sik mengatakan ia tahu kamu gila, namun bagaimana kamu bisa berkencan dengan orang yang bersekongkol dalam pembunuhan. Ui Sik mengatakan kalau itu bukan kencan. Atasan Ui Sik menunjukkan foto-foto mereka ketika di taman hiburan. Atasan Ui Sik mengatakan kamu akan dipindahkan ke Kantor Jaksa Suncheon. Kamu tahu kesepakatan yang harus diambil jaksa penuntut umum bersama Taekang guna mencegah artikel ini dirilis. Kamu tidak tahu Taekang Media dan Taekang Jurnal yang berusaha merilis ini. 

Ui Sik melihat orang-orang membawa berkas miliknya. Rekan Ui Sik mengatakan rekaman tahanan yang pergi dengan penundaan eksekusi di Lapas Seoul Utara yang kita periksa berdasarkan perintahmu. Mereka akan menyelidiki ulang semua orang yang menerima penundaan eksekusi di Lapas Seoul Utara dan menentukan tanggal pemeriksaan untuk memulai penyelidikan. Jung Hee akan menjadi yang pertama diperiksa untuk anemia Fanconi. Ui Sik mengatakan mereka mengincar kita untuk menjatuhkan kita. Rekan Ui Sik mengatakan ia menemui istri Young Cheol, kamu mengetahui Jae Joon juga membayar mereka. Benarkah kamu akan pergi ke Suncheon. 

Ui Sik mengatakan Yi Je sudah mengirim penundaan eksekusi bukan. Rekan Ui Sik mengiyakan, kami beru menerimanya. Ui Sik meminta berkas itu, ia lalu pergi.

Pak Choi mengatakan kepada Jae Joon kalau kami sudah menghentikan penyebaran artikel dan mereka setuju untuk mengirim Ui Sik ke Suncheon. Tiba-tiba Min Sik masuk. Min Sik mempertanyakan kamu memanggilku. 


Mereka bicara berdua. Jae Joon mengatakan ia mendengar kamu punya rekaman suara yang dimiliki Min Je. Min Sik mempertanyakan siapa yang memberitahumu. Jae Joon mengatakan Yi Je menelepon dan mengira aku adalah kamu dan mengatakan itu. Min Sik membenarkan kalau ia memilikinya. Jae Joon mempertanyakan kenapa kamu menyimpan rekaman itu. Min Sik mengatakan ia bisa bernasib sama seperti Min Je. Ia harus memiliki senjata agar bisa bertahan. Jae Joon mengatakan maka sebelum bernasib seperti dia, katakan cara agar ia bisa menyingkirkan Jae Hwan. Min Sik mengatakan soal itu, pasti sangat mudah dan sederhana saat ada dr. Choi ada dalam kendalinya. Kini situasinya berubah, karena Yi Je sudah tahu. Jae Joon mempertanyakan apa tindakan kita. Min Sik mengatakan seperti yang ia katakan, ia akan menagani Jae Hwan. Kamu cukup memberiku organisasi pembelian grup untuk Taekang. Jae Joon mengatakan sudah ia bilang akan melakukannya. Min Sik mengatakan namun kita belum menandatangani surat apa pun. Jae Joon mengatakan baiklah, ia akan menyiapkan dokumennya. Min Sik mengatakan jika kamu melakukannya, ia juga akan menjatuhkan Jae Hwan. 

Jae Joon mempertanyakan kepada Pak Choi kamu bilang anak Min Sik ada di New York. Pak Choi membenarkan. Jae Joon meminta agar memeriksa alamat mereka. Ia menambahkan kalau rapat umum dewan sebentar lagi. Ia juga meminta agar mengutus anak buah untuk mengawasi Yi Ra dan Jae In. Cegah mereka menghubungi eksekutif lain.


Yi Je menjelaskan gagal ginjal akut disebabkan oleh rhabdomyolysis, epilepsi sebagai penyakit kronis, depsresi, gangguan kecemasan dan gangguan mental lainnya. Ia sudah mengajukan penundaan eksekusi dengan semua alasan ini. Seseorang akan segera mengunjungi dia untuk memeriksa. Yi Ra mempertanyakan mereka akan menunda hukumannya. Yi Je mengatakan ya, mungkin saja. Yi Je menerima telepon dari Ui Sik. Yi Je mengatakan kalau ia hendak menelepon mengenai tanggal pemeriksaan, kamu dimana.

Ui Sik minta maaf kepada Yi Je, ia mengatakan kalau sepertinya permohonan itu tidak akan diterima. Yi Je mempertanyakan apa ada seseorang yang menghalangi. Ui Sik mengatakan kalau wartawan melihatnya bersama Jung Hee. Yi Je mengatakan maksudmu media Taekang. Ui Sik membenarkan, ia mungkin ditugaskan di luar Seoul setelah akhir pekan ini. Ia sudah bicara dengan komite dan menyiapkan tanggal pemeriksaan. Namun sepertinya ia tidak bisa datang. Yi Je mengatakan kamu dipaksa meninggalkan kota begitu saja. Ui Sik mengatakan kalau ia tidak punya pilihan lain. Yi Je mengatakan jangan pergi, jika kamu kalah seperti ini kita tidak akan bisa menangkap Jae Joon. Ui Sik mengatakan kalau ia juga sangat geram. Dia menyuruh para wartawan memotret dan bahkan mengancam jaksa penuntut umum. Video tentang dia berusaha menculik Han Bit hanya bukti tidak langsung kecuali kita punya bukti kasus lain. Kita akhirnya mengetahui aliran uang Jae Joon kepada istrinya Young Cheol. Namun kita tidak punya banyak waktu. Yi Je mengatakan dua pekan lagi rs Taekang akan mengadakan rapat umum dewan. Pada saat itu ia pasti akan menjatuhkan Jae Joon. Ia ingin kamu melancarkan tindakan terakhir dengan pasti. Ui Sik mengatakan jaksa yang bekerja selama lebih dari enam tahun diberi izin cuti selama 21 hari. Ia memakai tiga hari untuk kencan buta, sehingga tinggal 18 hari. Ia akan mengambil cuti itu dan mencari bukti untuk menangkap Jae Joon. Jadi kamu harus mengalahkan dia. 


Jung Hee datang dan mempertanyakan kamu kencan buta dengan siapa. Ui Sik mengatakan itu bukan urusanmu, jangan ikut campur. Jung Hee mengatakan kalau sudah saatnya ia ikut campur. Ia sendiri yang akan melindungi lelakiku. Aku akan bergabung. Ia tidak akan bingung karena hal semacam itu. pemeriksaanku juga sudah dijadwalkan. Seminggu lagi, sama seperti Jae Hwan. Yi Je mengatakan kalau begitu mari bersiap untuk mereka berdua. 

Yi Je memberikan minuman olahraga kepada Jae Hwan. Jae Hwan mengatakan jika ia meminum ini, ia tidak bisa mendapatkan penundaan eksekusi. Yi Je mengatakan pemeriksaan ditunda satu minggu. Waktu ini cukup untuk membuat gagal ginjal akutmu menjadi gagal ginjal kronis. Maka seumur hidup kamu harus menjalani hemodialisis. Ia meminta Jae Hwan meminumnya. Yi Ra mempertanyakan apa ada cara lain. Yi Je mengatakan kalau kita harus membuat penyakit baru menurut pemeriksaan yang sudah dijadwalkan. Jae In mempertanyakan apa itu mungkin. Yi Je mengatakan saat inilah kita membutuhkan kekuatan keluarga. Catatan medis mendiang Ketua Lee selama lima tahun terakhir dan catatan medis Jae Joon serta semua orang yang ada di sini. Yi Ra mempertanyakan jadi kamu akan mencari penyakit baru dari catatan riwayat medis keluarga. Yi Je membenarkan, itu akan jauh lebih meyakinkan jika dari riwayat medis Ketua Lee. Jae In mengatakan baiklah, pasien VIP ditangani oleh manajemen terpisah. Ia akan segera memberikannya. Yi Ra mengatakan tidak, ia tidak bisa mengizinkannya. Ketua Lee mengidap Alzheimer karena suntikan misterius yang disuntikkan Jae Joon. Dia harus mengalami penderitaan luar biasa selama tiga tahun hingga wafat. Ia tidak bisa membiarkan Jae Hwan terlibat dalam penyakit dan penderitaan semacam itu. Jangan penyakit keturunan, tidak boleh. Jae Hwan mengatakan kepada ibunya kalau ini tidak akan menjadi penyakit sungguhan, kita akan memalsukannya. Namun ibunya tetap menantang ini.

Di kantor Jae In mengatakan kepada Yi Ra jangan begitu sensitif. Yi Ra mempertanyakan bagaimana jika dia benar-benar mengidap penyakit turunan. Bagaimana jika Jae Hwan mengidap penyakit ayahnya. Jae In mempertanyakan bukankah ayah mengidap Alzheimer. Apa ada penyakit turunan lain. 


So Geum keluar dari kantor direktur. Ternyata ia mempertanyakan EMR mendiang dokter Lee. Namun ia tidak mendapat apa pun. Ia lalu menelepon Han Bit.


Yi Je menemui Min Seok. Ia mengatakan kalau kamu mungkin sudah mendengar dari dokter yang bertugas, tapi operasinya berjalan lancar. Kamu mungkin bisa pulih sepenuhnya sebelum dikirim ke penjara. Tunggu, sebelum masuk penjara pastikan kamu menjalani operasi rekonstruktif. Bagi orang sepertimu, hidup di penjara mungkin jauh lebih buruk dari dugaanmu. Min Seok mempertanyakan bagaimana kamu akan memenjarakan aku. Yi Je mengatakan kalau jaksa sedang mengupayakannya. Kamu memalsukan laporan medis untuk pasien rawat jalan yang dikirim oleh Min Sik. Kamu mengambil jutaan dolar selama menjabat di rs Haeun. Seharusnya ini cukup agar kamu dijatuhi hukuman tiga hingga lima tahun penjara. Min Seok mengatakan benarkah kamu berpikir itu cukup. Yi Je mengatakan apa tim hukum Taekang berjanji melindungimu. Kalau begitu ini aneh. Kenapa kamu tidak mendapat suara dalam pemilihan ketua Pusat VIP. Selain dari Yi Ra, kenapa Jae Joon dan anak buahnya memilik Min Sik. Itu artinya kamu sudah tidak berguna bagi Jae Joon. 

Ketika Yi Je akan pergi Min Seok mempertanyakan kamu ingin aku mengatakan alasan Jae Joon melibatkanmu dalam laporan medis Min Je dan menghentikan operasi ibumu, akankah itu cukup. Kamu ingat mengobati pekerja Taekang Chemical yang protes di depan Majelis Nasional, itulah alasannya. Taekang Chemical adalah penghinaan yang ingin dia tutupi. Dia ingin semua pegawai itu mati, namun kamu menyelamatkan mereka. Karena itu dia tidak lagi menjadi penerus. Hal itu memancing dia. Yi Je tidak kuat menahan tangisnya. Yi Je mengatakan karena itu alasan ibuku tidak menjalani operasi dan harus meninggal. Karena aku menggagalkan rencananya, begitu rupanya. Rupanya karena dia. Yi Je mengatakan artinya dia tahu identitasku sejak ia pergi ke sana untuk menangkap Jae Hwan. Dia sengaja menargetkanku dan Min Je tapi mempermainkan aku. Min Seok mengatakan tidak, dia mungkin tidak mengingatmu. Hanya karena seseorang tidak sengaja membunuh katak dengan melempar batu, bukan berarti dia ingin tahu nama katak itu. Dia hanya melempar batu dan kita adalah katak di dalam kolam. 

Flashback, Min Seok memperkenalkan diri kepada Jae Joon. Jae Joon mengatakan kalau ia mendengar Yi Je adalah juniormu. Min Seok membenarkan. Min Seok mengatakan tidak, dia mungkin benar-benar tidak ingat. Saat dia memanggilku untuk membahas pengangkatan sebagai ketua Pusat VIP yang baru, ia pikir dia berpura-pura tidak mengenaliku. Bisa saja itu karena dia mengidap penyakit yang sama dengan Ketua Lee. Yi Je mengatakan jadi dia mengidap Alzheimer. Min Seok mengatakan awalnya ia juga mengira itu, namun bisa saja penyakit lain. Yi Je mempertanyakan penyakit apa itu. Min Seok mengatakan kalau ia juga tidak tahu soal itu. Orang yang tahu hanya pemilik Taekang, dokter yang bertugas, dan ketua Pusat VIP. Yi Je mendapat telepon dari Min Sik. Yi Je mempertanyakan di mana kamu.

Jae Hwan makan buah-buahan. Min Sik meminta Jae Hwan pelan-pelan makannya. Min Sik mempertanyakan kepada Yi Je di mana kamu. Berani sekali mengabaikan pasien berhargamu. Jae Hwan mengatakan kalau ini buah naga. 

Yi Je menghampiri Min Sik dan mempertanyakan kamu masih hidup. Kamu belum bertemu Jae Joon. Min Sik mengatakan tentu saja sudah, itu sebabnya ia segera kemari untuk berterima kasih. Kamu membuat dr.Choi menelepon dia dan mengungkap aku memiliki data Min Je. Kamu pasti mengira mengekspos itu bisa membuatku hancur. Namun itu malah melindungiku. Yi Je mengatakan maksudnya sekarang kamu akan beralih pihak. Min Sik mengatakan entahlah, ia mendedikasikan hidupku selama 20 tahun sebagai direktur medis kepada rs Haeun. Namun hal itu direnggut dariku. Ia sadar tidak boleh gelisah. Yang penting adalah kamu harus mengikuti situasi. Jadi ia akan menyaksikan pertarungan kalian berdua. 

Ketika Min Sik akan pergi, Yi Je mengatakan bagaimana dengan ini jika aku menawarimu rs Haeun. Min Sik mengatakan kamu ingin data itu sebagai gantinya. Tidak, sudah ia bilang itu pelindungku. Yi Je mengatakan bukan, ia tidak meminta mempertaruhkan nyawamu. Ia meminta untuk meminjami hak sebagai pusat VIP. Min Sik mempertanyakan apa itu.

Min Sik di ruangannya. Ia mencoba mengakses data rs Taekang. ia mencari data tentang Ketua Lee, namun ternyata ia tidak bisa masuk. Ia bergumam sepenting apa data ini hingga kamu begitu melindunginya. 


Han Bit menghampiri So Geum. Han Bit mengatakan gejala Ketua Lee tiga tahun lalu. So Geum mengiyakan, Demensia adalah gejala penyakit Alzheimer. Itu adalah gejala yang paling khas. Apa dia menunjukkan gejala lain. Han Bit mengatakan kalau ia memang menemukan kejanggalan. Kepala dan tangannya cukup sering gemetar. Dia juga mengalami kram otot karena dia sempoyongan dan hampir jatuh ia membawanya ke rs. Jika itu mendesak ia pergi ke rs terdekat. 

So Geum menemui dokter. Dokter mengatakan ia tidak mungkin melakukan ini, namun Han Bit menjaganya dengan baik kamu boleh menyimpan ini. dokter memberikan rekam medis Ketua Lee. di mobil So Geum memikirkan kalau ini bukan Alzheimer. Baik ketua Lee maupun Jae Joon.
Rekan Ui Sik menemui Jung In. Ia mengatakan soal video yang kamu berikan kepadaku, video itu memang tampak direkayasa namun tidak bisa dijadikan bukti. Jung In mengatakan ia tahu, bukankah Yi Je dan Ui Sik bekerja sama. Ia meminta memberikan flashdisk ini kepada Yi Je. Dia bisa mencari tahu alasan kematian ayahnya. 


Min Sik mendapat telepon dari istrinya kalau ada yang mengirim kain kafan sebagai ancaman. Yi Je membuka file flasdisk, ia meminta Hye Soo memeriksa obat itu. So Geum menemui Yi Je dan mengatakan kalau Ketua Lee tidak mengidap Alzheimer. Yi Je mengatakan apa itu Huntington. So Geum mengatakan hal yang lebih penting Jae Joon mungkin mengidap penyakit yang sama. Yi Je mengatakan akhirnya ia memiliki cara untuk menangkap dia. 

Komentar:

Wahh makin seru saja ini....

Sinopsis Doctor Prisoner Episode 27




Min Sik menutup teleponnya. Yi Je mengatakan kepada dr.Choi mari kita bekerja sama. dr. Choi mengatakan terima kasih. Min Sik mengatakan kepada Jae Joon kalau ia meninggalkan dr.Choi sebagai salah satu dokter. Kita bisa mencari tahu rencana Yi Je dan melakukan apa pun semau kita mengenai penundaan eksekusi Jae Hwan. Jae Joon mengatakan bagus, semua terdengar luar biasa. Ia mendengar penundaan eksekusi hanya diberikan kepada tahanan yang sekarat. Min Sik mengatakan jika mereka tidak berkuasa dan tidak punya koneksi, orang seperti Jae Hwan pasti bisa. 

Jae Joon mengatakan ia merasa memperlakukan seseorang secara berbeda karena dia keluargaku tidaklah benar. Ia mendukung Yi Je hanya karena dia bilang akan memperlakukan Jae Hwan seperti orang lain. Namun keputusan Yi Je berubah, bukan begitu. Min Sik tersenyum membenarkan. Jae Joon mengatakan maka mulai sekarang Jae Hwan harus diperlakukan seperti orang lain. Jika dia ingin pergi dengan penundaan eksekusi, bunuhlah dia sebelum keluar. Min Sik mengatakan baiklah. Ia lalu pergi dari ruangan Jae Joon. 


Hye Soo menemui Young Cheol. Ia mengatakan kalau ia pergi ke Pyeongtaek. Ia mengunjungi lokasi lama Jelly OBGYN. Sepertinya ia tahu sedikit. Kamu tidak perlu menanggung beban sebesar itu sendirian, serahkan saja dirimu. Young Cheol mengatakan lantas bagaimana dengan rasa marahku. Bagaimana bisa seorang dokter OBGYN membuktikan bahwa keguguran para pegawai pabrik disebabkan oleh bahan kimia dari Taekang Chemical. Namun Min Je menyuruh Layanan Pajak Nasional melakukan penyelidikan pajak hanya karena ia tidak memberi mereka laporan medis dan dia tidak merasa bersalah. Kenapa ia harus menanggung semua kesalahan. Kamu tahu selama 13 tahun berkarier, ia tidak pernah asal memakai uang. Ia menabung untuk membuka rs sendiri. Namun rumah sakitku dihancurkan, ia kehilangan anak dan istrinya dikirim ke rs jiwa. Namun kenapa hanya aku yang harus menjadi penjahat. Sekalipun seseorang berkomplot dalam pembunuhan Min Je, ia tidak akan mengatakan siapa orangnya. 


Ui Sik mempertanyakan menurutmu bagaimana. So Geum mengatakan ia ragu dia akan mengekspos kaki tangan atau komplotannya karena rasa marah terhadap Min Je. Ui Sik mengatakan kita tidak beruntung lagi dalam menangkap Jae Joon. Sepertinya dia akan bungkam bukan. Dia sama seperti menantang kita. So Geum mengatakan kalau begitu jika bercerai kenapa dia menabung banyak uang. Ui Sik mengatakan menurutmu dia punya rencana lain. So Geum mengatakan dia sangat baik kepada tahanan, tidak seperti kelihatannya. Pasti ada alasan lain. Ui Sik meminta anak buahnya mencari tahu riwayat lokasinya melalui ponselnya dan tempat-tempat dia memakai kartu debitnya. Anak buahnya mengatakan baiklah. Ui Sik mempertanyakan kepada So Geum kamu mau terus bekerja sama. So Geum mengatakan tentu saja. 


Yi Je memperkenalkan dr.Choi kepada pegawai lainnya sebagai sebagai pengganti Young Cheol. Lalu dr.Choi memperkenalkan dirinya, ia tidak sabar ingin bekerja bersama kalian. 

Jae Hwan sedang pemanasan. Yi Je mempertanayakan bagaimana keadaanmu. Jae Hwan mengatakan kalau ia baik-baik saja. Lalu dr.Choi berkomentar kenapa dia berpakaian tebal di musim panas. Se Jin mengatakan kalau tempat kerjamu di sebelah sana, ikuti aku. 

Yi Je mengatakan kepada Jae Hwan kalau banyak orang yang ingin mencegahmu meninggalkan tempat ini. Karena kamu harus segara keluar, mari pakai cara kasar. Jae Hwan mengatakan ia akan melakukan apa pun asal bisa keluar. 


Lalu dr.Choi mulai memeriksa para tahanan. Tiba-tiba ia merasa terintimidasi oleh para tahanan.


Jae Hwan berolahraga, Yi Je mengatakan suhu tinggi dan olahraga intens akan membantumu mengalami rhabdomyolysis. Jae Hwan terus berolahraga. Yi Je memberikan cairan melalui tetesan suntikkan, ia menjelaskan kalau asupan airmu harus sangat dibatasi. 

So Geum di ruangannya, ia memikirkan kata-kata Young Cheol. Ia menelepon Ui Sik dan mempertanyakan bisa kamu mencari tahu keberadaan istri Young Cheol. 

Yi Je memberikan obat kepada Jae Hwan. Ia menjelaskan itu NSAID. Salah satu efek sampingnya risiko gagal ginjal, minumlah. 

Jae Hwan terus melakukan apa yang diperintahkan Yi Je. Ia lalu beristirahat, dr.Choi menghampirinya. Ia memberikan minuman. Namun Jae Hwan malah mendorong dr.Choi. Ia membuang minuman itu.

Min Sik mengatakan rhabdomyolysis. dr.Choi mempertanyakan mungkinkah dia mendapatkan penundaan eksekusi dengan itu. Min Sik mengatakan mustahil, namun jika menyebabkan gagal finjal itu mungkin. Beri dia infus atau air tanpa sepengetahuan Yi Je. dr.Choi mengatakan ia sudah mencobanya, namun dia tidak menyerah. Min Sik mengatakan bius dia sebelum diberi infus. Atau ikuti Pasal 40 UU Eksekusi. Katakan itu perawatan medis wajib dan beri dia minum. kita tidak boleh membiarkan dia keluar. Dia juga tidak boleh mati. dr.Choi mengatakan jika kita berencana memihak Jae Joon, bukankah sebaiknya menyingkirkan Jae Hwan. Min Sik mengatakan kamu tidak lihat bagaimana dia berpaling setelah memfitnahku membunuh Min Je. Hingga ia mendapatkan hak manajemen untuk organisasi pembelian grup, dia tidak boleh keluar. 


Dr.Choi masuk ke dalam mobil, namun ada Gil Sun di dalam mobil. Terlihat ada Pak Choi juga di dalam mobil itu. Min Sik keluar dari rumah, ia tersenyum.

Jae Hwan terus berolahraga. Ia mempertanyakan bagaimana mengecek ia mengidap penyakit itu atau tidak. Yi Je mengatakan urinemu. Jae Hwan mempertanyakan seperti apa. Yi Je mengatakan seperti warna cola. Jae Hwan terus berusaha. Sampai akhirnya urinenya berwarna seperti cola. Yi Je mengatakan kadar kinase kreatinamu pasti 100 kali lebih tinggi daripada kadar normal. Yi Je meminta Jae Min melaporkan pasien darurat ini dan bersiap memindahkan dia untuk rawat jalan. 


Ui Sik dan Jung Hee bersenang-senang di taman hiburan. Jung Hee mempertanyakan kamu baik-baik saja. Ui Sik mengatakan ia sudah bilang jangan naik wahana kapal bajak laut. Bukankah kamu sudah berjanji. Jung Hee mengatakan ia mengerti. Kamu boleh memilih wahana berikutnya. Jung Hee melihat penjual bunga. Ia menatap Ui Sik yang bermain sendiri. Yi Je menelepon. Jung Hee mengatakan kalau ia sedang bersama Ui Sik, akan ia berikan kirimanmu kepadanya. Tiba-tiba Jung Hee melihat seseorang. 


Ui Sik yang membawa bunga melihat Jung Hee sedang berbicara. Setelah selesai Ui Sik mempertanyakan siapa dia. Jung Hee mengatakan mantanku dan pria bernama Pak Park. Mereka yang menjebakku berkomplot dalam pembunuhan. Dan mereka datang ke taman hiburan ayahku. Jung Hee mempertanyakan itu bunga untukku. Ui Sik basa-basi, lalu ia memberikan bunga itu kepada Jung Hee. Jung Hee mengatakan ia akan memberimu sesuatu, kamu meneleponku bukan mengajakku berkencan. Ui Sik mengatakan bagaimana kamu tahu. 


Di mobil Jung He memberikan video Jae Joon yang berusaha menculik Han Bit. Ui Sik mempertanyakan dari mana kamu mendapatkan ini. Jung Hee mengatakan rs Haeun. Ia tahu Yi Je merencanakan sesuatu saat menyuruhku mengambil alih rs itu. Video itu sudah ada sejak tiga tahun lalu. 


Jae Joon melihat foto-foto kebersamaan Jung Hee dan Ui Sik. ia berkomentar rupanya begini cara Jung Hee terlibat lagi. Ia mengatakan kepada Pak Choi kamu tahu harus mengirim ini kemana. 


Dr.Choi bersiap untuk menyuntik Jae Hwan. Tiba-tiba Je Hwan bengun, ia mempertanyaka suntikkan apa itu. Ia mendorong dr.Choi, dan ia melawan petugas dengan alat kejut listrik. Yi Je masuk ke ruang tahanan Jae Hwan. Jae Hwan mengatakan kalau ia melumpuhkan mereka sesuai perintahmu. Ternyata sebelumnya Yi Je memberikan alat itu agar Jae Hwan bisa melindungi diri. 

Yi Je meminta dr.Choi menelepon orang yang bersekongkol pembunhan Jae Hwan. dr.Choi menelepon, ternyata dia menelepon Pak Choi. Yi Je merebut ponsel dr.Choi. Yi Je mengira itu Min Sik. Yi Je mengatakan kamu mengutus anak buah untuk membunuh Jae Hwan bukan. ia sudah merekam perbuatan mereka di CCTV. Mereka mengaku bahwa kamu yang menyuruh mereka. Jadi jika kamu ingin hidup dan membiarkan mereka berdua hidup, bawakan rekaman Jae Joon yang memerintahkan pembunuhan para pegawai Taekang Chemical. 

Jae Joon berkomentar dia lagi, Yi Je. Setidaknya ia mendapat informasi dari ini. Min Sik memiliki data Min Je. Telepon Min Sik, mari lihat tempat yang dia tuju dahulu. 

Yi Je melempar ponsel dr.Choi. Lalu dr.Choi mengatakan ia tidak menelepon Min Sik. Jae Hwan berkomentar dasar dungu. Kamu pikir Yi Je mengatakan itu semua tanpa mengetahuinya. Dia baru saja menyuruh Jae Joon menyingkirkan Min Sik. 

Yi Je mendapat telepon dari Ui Sik yang mengatakan kalau ia mendapatkan video yang kamu kirim melalui Jung Hee. Bagaimana jika kamu datang bersama Han Bit. Mari menangkap Jae Joon dengan upaya penculikan dan membuat Young Cheol mengaku bagaimana Jae Joon bersekongkol dalam pembunuhan itu. Yi Je mengatakan sekalipun mendakwa dia atas upaya penculikan dan bersekongkol dalam pembunuhan, kamu sudah tahu apa yang akan terjadi kepadanya. Ui Sik mengatakan itu karena ia menggila. Yi Je mengatakan entahlah, sekalipun kamu tidak melakukannya, benarkah dia akan didakwa. 

Ui Sik mempertanyakan lantas apa tindakkan kami. Yi Je mengatakan kita harus menurunkan dia dari kekuasaannya. Kita akan menyerangnya saat dia sudah tidak berkuasa. Sekarang tidak ada yang bisa menyerangnya. Ui Sik mengatakan berarti kita bisa menangkap dia setelah mencegahnya mewarisi Grup Taekang. Yi Je membenarkan. Ui Sik mempertanyakan lantas apa tindakkanku. Yi Je mengatakan permintaan penundaan eksekusi Jae Hwan akan tiba besok, izinkan dia keluar. Ui Sik mengatakan benarkah itu diperlukan. Yi Je mengatakan tentu saja. Ui Sik mengatakan sepertinya kita harus melempar umpan untuk menangkap ikan yang besar. Baiklah, kirimkan permohonannya. Yi Je berterima kasih, ia akan menjelaskan detailnya saat kita bertemu.


Tiba-tiba kondisi Jae Hwan menurun, Yi Je melakukan CPR. Mereka langsung membawa Jae Hwan ke rs. Di rs Yi Ra mempertanyakan apa yang terjadi kepada putranya. Yi Je menjelaskan kalau dia mengalami serangan jantung, tapi baru saja pulih. Jae In mempertanyakan bagaimana kondisinya. Yi Je mengatakan denyut nadi dan napasnya normal, namun dia belum siuman. Jae In mempertanyakan berati ada kemungkinan dia tidak siuman. Yi Je mengatakan ia belum bisa memastikannya. Yi Ra mengatakan sadarkan dia. Yi Je mengatakan jika kamu mau dia bisa segera menjalani hemodialisis. Jika dia menjalaninya, kondisinya akan jauh membaik. Namun dia tidak akan diberi penundaan eksekusi. Yi Ra meminta agar sadarkan dia. Yi Je meminta agar mempersiapkannya. 

Tiba-tiba Jae Hwan bangun dan memanggil ibunya. Ia mengatakan kalau ia baik-baik saja. Ia meminta agar menuruti Yi Je. izinkan ia melakukannya. Ia meminta kepada Yi Je agar ia keluar. Yi Je mengatakan hingga pemeriksaan, dia tidak bisa menjalani hemodialisis dan akan diberi cairan dalam jumlah minuman.